Pelaksanaan Pembangunan Harus Mampu Merealisasikan Dimensi Pro Poor,Pro Job Dan Pro Growth

20140910_095419

Lensapapua– Bertempat dikantor Bappeda Kabupaten Sorong, Bappenas gelar workshop Percepatan Pencapaian Millenium Development Goals (MDGs) dan penguatan peningkatan sumber daya manusia dikabupaten Sorong.Rabu 10/9.

Dalam sambutan yang disampaikan wakil Bupati Sorong Suko Hardjono S,Sos.M,Si. Menjelaskan,sesuai Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) nasional,pemerintah memperhatikan komitmen yang dibangun bersama 189 negara anggota perserikatan bangsa-bangsa (PBB) untuk mewujudkan MDGs yang terdiri dari menghilangkan angka kemiskinan absolut dan kelaparan,memberlakukan pendidikan dasar yang universal,mengembangkan kesetaraan dan perberdayaan perempuan,menurunkan angka kematian anak,memperbaiki kesehatan maternal,memerangi HIV/AIDS malaria dan penyakit lainnya,menjamin kesinambungan lingkungan hidup dan membangun kemitraan global untuk pembangunan.Maka visi misi dan tujuan yang tertuang dalam RPJP pemerintah RI menjadi salah satu acuan Pemkab Sorong dalam menentukan arah pembangunan daerah.

Selain mengacu pada RPJP,pola dan arah pembangunan yang akan dilakukan juga mengacu pada kondisi maupun perkiraan kondisi yang akan datang.Karena kondisi masyarakat di daera ini memerlukan perhatian dalam beberapa aspek,diantaranya terkait dengan masalah pendidikan,kesehatan,penyediaan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat,ujarnya.

Olehnya itu model perencanaan pembangunan dikabupaten Sorong dirancang dan diarahkan pada tiga sasaran utama yang selaras dengan permasalahan yang dihadapi maupun konstelasi RPJP dan harus mampu merealisasikan tiga dimensi penting yang berkenaan dengan masyarakat Kabupaten Sorong,yaitu dimensi pro poor,pro job dan pro growth,imbuhnya.

Pro poor yang mengandung arti bahwa pembangunan yang dilakukan pemkab Sorong harus mampu menekan angka kemiskinan masyarakat  maupun pelayanan public yang berpihak pada masyarakat miskin.

Pro job yang berarti pembangunan yang dilaksanakan pemkab Sorong harus mampu membuka kesempatan peluang kerja sebesar-besarnya bagi masyarakat putra daerah.Serta pro growth yang artinya pembangunan yang dilakukan pemkab Sorong harus menjadi akselerator dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi kearah yang lebih baik dalam menggapai cita-cita kesejahteraan segenap masyarakat Kabupaten Sorong,agar terwujud tatanan kehidupan masyarakat Kabupaten Sorong yang sejahtera, ujar wakil Bupati. (Red)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.