OPD Harus Perhatikan RT RW

Lensapapua – Bupati Sorong Dr. Johny Kamuru, M.Si meminta semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis terkait harus tetap memperhatikan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), ujarnya di Aimas, Jum’at (9/2).

 

Lanjutnya, penataan proyeksi pembangunan harus bisa diatur secara baik, yang mana ada jalur hijau yang tak boleh sembarangan ada pemukiman liar dan lain sebagainya. Hal seperti ini kepada semua OPD yang ada untuk ikut berperan aktif dalam berbagai aspek pembangunan, pinta Kamuru.

 

Wilayah kita di ibukota Aimas, lanjut Kamuru  jika kita tidak menatanya secara baik maka ke depan akan terjadi masalah yang serius. Untuk itu penataan dari semua aspek pembangunan harus disesuaikan dengan RTRW yang ada, dan tidak serta merta asal membangun atau kesannya pun akan jadi sembrawut.

 

“Kita harus segera mencegahnya sejak dini sehingga pemerataan pembangunan ke depan akan lebih baik lagi,” sebutnya.

 

Kemarin saya menyempatkan patroli (keliling) ke beberapa lokasi pembangunan KPR bersubsidi, dan sempat juga saya menanyakan ke warga di lokasi perumahan. Ternyata mereka adalah warga Kota Sorong tentu hal ini jangan sampai kita yang korbankan lahan, tapi orang lain yang memanfaatkan fasilitas itu.

 

Sehubungan dengan hal itu, Bupati Kamuru minta kepada OPD terkait baik Bappeda, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perumahan maupun OPD teknis terkait lainnya untuk segera buat aturan. “Artinya, yang tinggal atau menetap di sini adalah mereka warga masyarakat asli  Kabupaten Sorong yang harus mendapat azas manfaat, dan bukan warga dari daerah seberang,”tegasnya.

 

“Saya khawatir dengan adanya penduduk liar ini jangan sampai ada yang berniat baik tentu tidak masalah, tapi jika di antara mereka ada yang berniat kurang baik akan berimbas ke kita yang ada sini (Aimas), ucap Kamuru.

 

Jika, mereka warga dari kota menetap di Aimas dengan niat yang baik maka mari kita sama-sama membangun daerah ini. Hal kecil seperti ini kita harus lebih waspadai jangan sampai ada pihak-pihak yang ingin merusak citra kita yang identik dikenal ‘daerah zona damai’ ini diperkeruh oleh situasional dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, harapnya. ( tim/red)

Berita terkait

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.