Motivasi dan Fasilitasi Anak Dengan Berbagai Buku Pengetahuan

Moses W. Berotabui bersama istri dan anak kls III SD yang meraih juara I dalam lomba baca bercerita dongeng.

Lensapapua–  Moses Berotabui, orangtua dari Elshaday L.C.Berotabui seorang murid SD Inpres 13 Aimas Kabupaten Sorong, putri Papua (Serui) kelas III meraih Juara I dalam lomba baca/bercerita yang digelar kantor Perpustakaan dan Arsip daerah, mengemukakan bahwa sebelum diadakan lomba ini, kami sebagai orangtua jauh-jauh hari sudah mempersiapkan/memfasilitasi berbagai buku cerita/dongeng maupun buku-buku ilmu pengetahuan lainnya dirumah.

Kemudian kata Moses, mendorong anak dengan memberikan motivasi agar bagaimana sianak tersebut bisa memiliki semangat belajar yang tinggi, kata Moses. Kamis (06/8)

Lanjut dikatakan Moses, dengan bantuan dewan guru maupun guru pembimbing, kami juga tetap memotivasi sianak untuk benar-benar bisa serius dalam mempelajari materi ataupun cerita dongeng yang akan diperlombakan, sehingga anak kami bisa menyerap serta menguasai materi-materi yang ada, dan sesuai keputusan dewan juri bisa meraih peringkat terbaik yaitu juara I.

Diakui Moses, dirinya juga pernah mengikuti salah satu kegiatan peragaan dipadepokan Jogyakarta, sehingga dengan pengalaman yang ada, saya coba untuk mendorong anak untuk bisa tampil dengan baik, terutama sianak harus ditanamkan untuk bisa memiliki mental yang berani, beber Moses.

Kemudian pada tahun 2012 lalu, anak kami yang lain juga ( kebetulan anak saya ada 5, orang, kata Moses) sudah pernah mengikuti kegiatan lomba yang digelar di Makassar untuk tingkat SMP dengan menggunakan bahasa inggris, dengan mengambil materi cerita dongeng tentang Kelinci dan puji syukur bisa masuk 10 besar.

Melalui pengalaman kakak nya ini, kami memberikan support bagaimana sebagai putra-putri asli Papua harus bisa membuat sesuatu yang terbaik dalam arti harus bisa tampilkan lebih maju, kata Moses.

Oleh sebab itu, kami menyadari bahwa sebagai orangtua harus berperan lebih penting dalam memberikan pendidikan pada anak-anak, karena pendidikan yang didapatkan dari sekolah tidaklah cukup, imbuhnya.

Moses menambahkan, untuk keberangkatan anak nya ke Manokwari provinsi Papua Barat mewakili Kabupaten Sorong, saya serahkan saja kepada pihak sekolah maupun dewan guru yang sudah dipercayakan sebagai panitia untuk mendampingi, dan saya percaya dewan guru/pembimbing lebih mengerti tentang proses selanjutnya, kata Moses.

Moses berpesan dan berharap bagi anaknya, agar selalu takut akan Tuhan, harus memiliki cita-cita (belajar lebih giat lagi-red) harus belajar merendahkan diri (jangan sombong-red) dan melihat hasil yang diraih ini merupakan berkat yang diberikan oleh Tuhan lewat guru-guru yang dipercayakan untuk membina sehingga anak kami bisa tampil dengan hasil yang cukup baik mengikuti lomba ini,  pungkas Moses. (Red)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.