banner 728x250 banner 728x250

Indikator Pembangunan Dilihat Dari Kondisi Existing Daerah

DR. Muhammad Musa'ad. Pj. Gubernur PBD
banner 120x600
banner 468x60
DR. Muhammad Musa’ad. Pj. Gubernur PBD

Lensapapua  –  Indikator pembangunan dapat dilihat dari kondisi kekinian atau kondisi eksisting, yang ada di masing-masing kabupaten/kota, yang menjadi daerah bawahannya, ujar Pj. Gubernur Papua Barat Daya. DR. Muhammad Musa’ad.

 

banner 325x300

Hal itu disampaikan Musa’ad saat  berlangsungnya acara ramah tamah dengan Forkompimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Papua Barat, berlangsung di Vega Hotel, Senin (2/1-2023).

 

Seperti kita lihat bagaimana IPM (indeks pembangunan manusia), angka kemiskinan, rasio tingkat pengangguran. Termasuk yang tidak kalah pentingnya menjadi salah satu fokus perhatian kita, yakni terkait tingkat stunting yang ada di enam kabupaten/kota, yakni Kabupaten Sorong, Raja Ampat, Sorong Selatan, Maybrat, Kabupaten Tambrauw dan Kota Sorong, katanya.

Dari hasil pertemuan ini hasilnya akan kita bawakan dalam Rakerda (rapat kerja daerah) se-wilayah Papua Barat Daya, yang akan dihadiri semua bupati dan wali kota, Bappeda, Badan Pengelola Keuangan pada 4 Januari mendatang.

 

Sehingga,  semua ini akan kita lihat bagaimana faktanya. Dan apa saja yang akan menjadi prioritas kerja kita,  termasuk daerah mana saja yang akan menjadi fokus perhatian kita.

 

Tentu semua ini, kata dia, kita harus mempunyai data yang valid. Termasuk program dan kegiatan harus tepat sasaran.

 

“Sementara soal alokasi anggaran, tidak semua harus dibagi sama rata. Namun, yang lebih penting program dan kegiatan mana yang mendapat prioritas, dan bukan pemberian alokasi anggaran ke semua OPD harus sama,” beber Musa’ad.

 

Hal seperti ini bukan menjadi tolok ukur cara berfikir kita untuk membangun provinsi ke-38 ini.  Mana yang prirotas itu yang akan kita fokuskan terkait dengan kesepakatan kita bersama, tuturnya.

 

Turut hadir, Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga, SH, MA beserta Pejabat Utamanya, Pangdam XVIII Kasuari Mayjen TNI Gabriel Lema, S.Sos, Kejaksaan Tinggi Papua Barat, diwakili Kepala Kejaksaan Negeri Sorong, Pangkoarmada III Laksamana Muda TNI Irvansyah, SH, CHRMP, M.Tr. Opsla, Danrem 181 PVT Berigjen TNI Wawan Erawan, SE, MM.

 

Serta, Pj Bupati Sorong Yan Piet Moso, S.Sos, MM, Pj Wali Kota Sorong George Yarangga, A.PI, MM, Bupati Raja Ampat Alfaris Umlati, SE, Pj Bupati Tambrauw Engelbertus Gabriel Kocu, S.Hut, M.Hut, Pj Bupati Maybrat Dr. Bernhard Rondonuwu, serta sejumlah pejabat tinggi TNI/Polri dan pejabat sipil lainnya. (rim/red)

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.