BPN Biak Numfor Serahkan 25.000 Sertifikat Dalam 3 Tahun

Lensapapua, Plt Bupati Kabupaten Biak Numfor Herry Ario Naap bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Biak Numfor melakukan penyerahan sertifikat tanah untuk masyarakat Kabupaten Biak Numfor di Balai Kampung Moibaken Distrik Yendidori Biak, Senin (18/02/2019).

BPN Biak Numfor mengeluarkan Sebanyak 3821 sertifikat tanah dan diserahkan secara simbolis oleh Plt Bupati kepada masyarakat yang terbagi di 5 Distrik, disaksikan oleh ketua DPRD Biak Numfor, Kepala Badan pertanahan Nasional Biak Numfor serta beberapa pejabat di lingkup pemda Biak Numfor.

Pemberian sertifikat tanah gratis ini adalah program nasional yang di programkan oleh Presiden RI bagi masyarakat agar aset dari masyarakat ini bisa ditata dan dikelola dengan baik serta merupakan salah satu program pengembangan sektor ekonomi bagi masyarakat.

Menurut Herry Naap, dengan adanya sertifikat ini bisa dijadikan sebagai aset untuk pengembangan sektor ekonomi yakni bisa melakukan kredit usaha rakyat (KUR) dalam pengembangan sektor kewirausahaan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Saya mengingatkan kepada masyarakat agar sertifikat ini dipergunakan dengan baik karena ini adalah harta bagi anak cucu generasi penerus, tidak diperjualbelikan, jika ada yang membutuhkan lokasi tanah biarlah lokasi yang sudah disepakati ini bisa disewakan saja sehingga uang hasil pembayaran sewa tanah bisa digunakan lagi,” ujar Herry.

Sementara itu Kepala BPN Biak Numfor Ishak J Waromi menjelaskan bahwa untuk tahun 2018 pihaknya mengeluarkan 6000 sertifikat dan sebelumnya tahun 2017 telah mengeluarkan 10.000 sertifikat jadi jika ditotal untuk seluruh kabupaten Biak Numfor dalam 3 tahun terakhir ini sudah mengeluarkan kurang lebih 25000 sertifikat tanah melalui program sertifikat gratis atau yang di kenal dengan pendaftaran tanah sistematis lengkap.

Untuk tahun 2019 BPN merencanakan untuk membuat 3900 sertifikat jadi Biak Numfor secara keseluruhan untuk presentasi sekarang kurang lebih sudah mencapai 70% tanah tanah masyarakat yang sudah ter sertifikasi, diharapkan di tahun 2023 semua tanah masyarakat sudah tersertifikasi.

Kepala BPN Biak Numfor menambahkan bahwa sebenarnya syarat untuk pengurusan sertifikat tanah ini sangat mudah cukup dengan adalah punya ktp, kartu keluarga dan menandatangani permohonan yang diberkan BPN dan dengan pernyataan kalau itu tanah hak ulayat benar-benar tanahnya dan untuk yang di luar orang papua di harus menggunakan pelepasan.

Katanya yang menjadi kendala kalau ada yang menolak dengan alasan takutnya nanti tanahnya dijual, tetapi dengan terus diberikan sosialisasi terkait hal-hal yang baik khususnya demi kesejahteraan masyarakat sehingga masyarakat sudah mulai merubah paradigma yang tadi berfikir bahwa sertifikat jadi akan jual berubah menjadi setelah sertifikat ini jadi maka akan digadai untuk di buat usaha.

“Kami setiap tahun target 10.000 sertifikat, targetnya di 2023 nanti Kabupaten Biak Numfor bisaa tercover, dengan harapan yaitu masyarakat itu bisa hidup sejahtera dengan adanya produk yang sudah kami kerjakan ini jangan dibiarkan akan tetapi diolah dan dimanfaatkan,” tuturnya.

Dikatakan pihak BPN akan memantau terus, sampai sejauh mana fungsi manfaat dari sertifikat yang sudah dikeluarkan itu bagi rakyat, apakah ekonomi masyarakat itu sudah tumbuh atau tidak. red

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.