Tingkatkan Kemampuan Olahraga Terjun Payung, Paskhas Biak Akan Laksanakan Latihan Junggar

Danyonko Paskhas Sarotama Biak, Mayor Pas Sonny Widiyarso bersama Kadispora Biak Numfor, Yunus Saflembolo dan Pelatih Terjun Payung TNI AU Biak. Dok/red
Danyonko Paskhas Sarotama Biak, Mayor Pas Sonny Widiyarso bersama Kadispora Biak Numfor, Yunus Saflembolo dan Pelatih Terjun Payung TNI AU Biak. Dok/red

Lensapapua, Komando Batalyon 468 Paskhas Sarotama Biak akan mengadakan Latihan Terjun Penyegaran (Junggar) dengan komposisi personel 156 prajurit paskhas 468 Biak dan 39 atlit free fall dari jakarta, pada Senin 25 Februari 2019 di Base Opss Lanud Manuhua Biak.

Kegiatan Latihan Junggar ini ada 2 kategori yaitu terjun static dan terjun free fall menggunanakan Pesawat Hercules C-130 milik TNI AU, demikian kata Danyonko 468 Paskhas Sarotama Biak Mayor Pas Sonni widiyarso usai melaksanakan rapat persiapan Junggar bersama jajaran dan stakeholder terkait, di Mako Batalyon 468 Paskhas Sarotama Biak, Rabu (20/2/2019).

Terjun static adalah terjun yang dilaksanakan oleh prajurit yang memiliki kemampuan bertempur untuk dilakukan penurunan tempur untuk merebut suatu sasaran dan memperoleh kecepatan dalam, sedangkan penerjunan free fall ini dipergunakan juga untuk prajurit melaksanakan infiltrasi terhadap suatu sasaran agar dapat dilaksanakan suatu serangan yang senyap untuk dapat melaksanakan sabotase terhadap sasaran musuh.

Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dari olahraga terjun payung yang ada di wilayah Biak sekaligus ini merupakan salah satu wujud dari persiapan menuju PON ke XX tahun 2020 yang akan dilaksanakan di Biak.

Danyonko 468 Paskhas Sarotama Biak juga mengundang seluruh masyarakat di Biak, pemuda pemudi dan anak sekolah untuk hadir menyaksikan langsung kegiatan junggar ini pada Senin 25 Ferbruari nanti, demi membangkitkan kembali semangat nasionalisme para generasi penerus bangsa sehingga menjadi pribadi yang berguna bagi bangsa dan negara.

Disisilain, Kepala Dinas Pemuda dan olahraga Kabupaten Biak Numfor Yunus Saflembolo mewakili pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada pihak TNI AU yang akan menyelenggarakan kegiatan olahraga terjun payung ini.

Kadispora menjelaskan bahwa terjun payung ini merupakan salah satu cabor yang akan masuk dalam PON 2020 namun sampai saat ini masih dipertimbangkan oleh KONI pusat, untuk itu dengan adanya latihan terjun payung yang dilakukan ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan kepada Pemprov Papua dan Koni pusat bahwa Biak Numfor siap melaksanakan cabor terjun payung.

“Untuk cluster Biak numfor khususnya untuk FASI yaitu kedirgantaraan sendiri sudah ada pelatih terjun dan sudah ada atlit yang sudah kami siapkan sebanyak 5 orang, terdiri dari penerjun statis dan penerjun free fall dan dari Lanud Manuhua Biak juga sudah menyiapkan pesawat yang nantinya akan di gunakan, sehingga PON 2020 bisa diadakan juga Cabor terjun payung ini,” jelas Kadispora.

Kadispora berharap kepada seluruh komponen masyarakat di Biak supaya dapat menyaksikan dan memberikan support untuk latihan terjun payung ini serta bisa menarik minat bagi seluruh anak muda agar dapat mengembangkan dan mencintai olahraga kedirgantaraan ini. red

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.