PFM: “KONI PB Harus Transparan Soal Kesiapan Atlet!”

Lensapapua, Perhelatan Nasional yang dinanti-nanti pecinta olahraga ditanah air, Pekan Olah raga Nasional (PON) XX akan dilaksanakan di Jayapura, Provinsi Papua.

Sebuah kebanggaan besar bagi seluruh masyarakat Papua pecinta olahraga. Kebanggaan ini juga harus dibarengi dengan dukungan dan kesiapan dari Seluruh Cabang Olahraga atau Cabor. Cabor yang dipertandingkan nanti harus menjadi perhatian semua pemerhati dan pecinta olahraga di Papua Barat.

“Nah, Komite Olahraga Nasional Indonesia di Papua Barat sebagai rumah bersama semua cabang olahraga harus transparan dalam kesiapan atlit dalam berbagai cabang olahraga. Sehingga kita sebagai pecinta olahraga di Papua Barat tahu benar cabor mana yang menjadi kebanggaan kita masyarakat Papua Barat” kata pemerhati olah raga Papua Barat, Paul Finsen Mayor.

Mewakili pecinta olahraga di Papua Barat dirinya sangat mendukung seluruh cabang olahraga yang akan berlaga di PON XX mendatang. Harapannya, Pengurus KONI Papua Barat dan seluruh Cabor harus lebih terbuka kepada publik sejauh mana kesiapan dari setiap cabang olahraga. Kemudian cabor mana saja yang menjadi unggulan dari Papua Barat. Target medali Emas itu kira-kira Cabor mana saja dan bagaimana respon masyarakat Papua Barat. Dengan demikian maka akan memberikan respon positif dan semangat bagi setiap atlit di setiap Cabor untuk gigih dan fokus latihan itupun harus dibarengi dengan kesiapan baik peralatan maupun stamina dari atlet yang harus dijaga dan diperhatikan oleh setiap pengurus cabor.

 

“Hal ini tidak terlepas dari komitmen Pengurus Koni Papua Barat untuk menargetkan membawa pulang beberapa medali emas dan para atlet harus diberikan reward atau bonus-bonus yang menjanjikan sebagai penyemangat untuk para atlet berlaga di setiap Cabang Olahraga.

Tidak ketinggalan juga, para atlet ini perlu diperhatikan nasibnya kedepan seperti apa, direkrut menjadi tenaga honorer atau Pegawai Kontrak yang dipersiapkan dalam CPNS mendatang atau diberi hadiah berupa rumah layak huni bagi atlet berprestasi di PON XX.

“Ini sebagai perangsang untuk memajukan dan memperhatikan nasib para atlet kita dari Papua Barat.” Pungkas Paul Finsen Mayor. red

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.