Apuse Divers Biak Adakan Pelatihan Selam Kelas Pemula Open Water

Lensapapua, Biak – Apuse Divers Biak bekerjasama dengan RAID Dive training in a class its of own melaksanakan kursus Sertifikasi Scuba Diver Open Woter/kelas pemula angkatan pertama di Biak.

Firman Adiyaksa Sebagai Training Director (Instruktur Selam) perwakilan RAID Jakarta menjelaskan bahwa Tujuan dilaksanakan kursus selam ini lebih ke arah memulai menanamkan atau menciptakan embrio warga lokal Biak untuk kepentingan peningkatan wawasan wisata bahari khususnya under water atau pariwisata bawa air karena Biak memiliki  pemandangan bawah laut yang indah dan sangat menjual.

“Dengan cara ini kita bisa mengeksplore keindahan bawah laut Biak, kita menanamkan wawasan lebih dulu kepada masyarakat,” Tuturnya kepada Wartawan di Lokasi Kolam Renang Korem Biak, Sabtu (22/2/2020).

Dijelaskan untuk proses sertifikasi selam memiliki tahapan – tahapan yang harus di lalui dan untuk tahapan yang saat ini dilakukan bersama Apuse Divers adalah Open water license, dimana terlebih dahulu peserta akan mendapat kelas teori, garis besar pengetahuan umum yang dilanjutkan dengan latihan selam di perairan dangkal/tenang (kolam) terlebih dahulu sebelum menuju ke laut.

“Syarat utama yang harus dimiliki seorang penyelam adalah harus bisa berenang berikut fisik, kita ada medical history yang harus di isi oleh peserta dan jika ada riwayat penyakit tertentu maka harus ada keterangan rekomendasi dari dokter, berikut psychologist atau kejiwaan harus baik, usia minimum atau sertifikasi dewasa minimum yaitu 15 tahun dan tidak ada batas maksimum yang penting sehat, kalau usia 10 – 15 tahun itu sertifikasinya adalah Junior,” Jalas Firman.

Melalui kesempatan ini, Firman menyapaikan pesan untuk masyarakat Biak bahwa sebagai warga lokal maka masyarakat Biak harus menjadi tuan rumah di daerah sendiri dalam meningkatkan ekonomi daerah khusunya bagi potensi bawah laut

“Kita hanya ingin mengajak masyarakat Biak untuk sama-sama mengenal bawah laut di sana punya potensi yang sangat besar untuk meningkatkan kesejahteraan atau ekonomi, kita punya harta bawah laut yang sudah disediakan Tuhan, itu bisa dijual, terumbu karang dan ikan yang indah itu bisa dilihat dan jadi uang daripada diambil dan dijual jadi uang artinya lingkungannya itu terjaga, ekosistem terjaga, ekonomi meningkat dalam konteks ekonomi dalam bidang pariwisata,” ungkapnya.

Sementara itu Pendiri Apuse Divers Biak Alberto Sroyer mengatakan adanya Apuse Divers di Biak Numfor untuk mengangkat pariwisata  lewat potensi bawah laut Biak menjadi salah satu ikon pariwisata  karena keindahan bawah laut Biak begitu luar biasa sehingga bisa menarik para turis atau divers dunia untuk datang menikmati keindahan bawah laut Biak.

“Kami datangkan instruktur selam dari Jakarta untuk bisa membantu kami memberikan pelatihan bagi masyarakat Biak agar bisa belajar selam yang berlisensi sesuai dengan aturannya seperti apa, agar ketika mereka turun kelaut bisa melihat keindahan bawah laut Biak dan bisa menceritakan dengan bangga ke semua orang mengenai keindahan Biak yang sebenarnya,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Apuse Divers Adrian Mirino, “Jujur saja setelah kami mulai belajar untuk menyelam ada timbul rasa kecewa karena selama beberapa puluh tahun kami tidak tahu betapa indahnya Pulau biak itu dari dalam laut sehingga hal itu memotivasi kami untuk mengajak semua teman-teman yang ada di Biak mari kita sama-sama untuk menyelam karena Biak itu sangat indah kalau kita lihat dari bawah laut,” katanya.

Dalam dunia selam ada aturan-aturan yang harus di taati untuk itu Apuse Divers berinisiatif mengundang salah satu instruktur selam dari Jakarta yaitu Firman Adiyaksa salah satu instruktur dari RAID salah satu agensi selam Internasional perwakilan dari Swedia.

“Yang kita adakan sekarang adalah kelas pemula Open water yaitu kelas basic dari semua tingkatan dunia selam sehingga teman-teman ketika melakukan diving bisa ke seluruh dunia kemana saja dapat melakukan selam karena sudah mempunyai lisensi dan ini angkatan pertama yang baru kita buat, ke depan lagi kalau ada yang berminat lagi kita akan buat pelatihan lagi,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa laut adalah potensi yang paling utama di Pulau biak dengan harapan potensi laut itu bisa dikembangkan lagi sebagai daya dukung pariwisata

“Biak itu bawah lautnya sangat indah dan rugi kalau kita tidak molo, kalau ko cinta Biak ko molo supaya ko bisa tahu keindahan bawah laut Biak yang luar biasa itu seperti apa,” pungkasnya

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.