Penurunan Angka Stunting Sesuai Visi Misi Bupati Sorong

banner 120x600
banner 468x60

 

banner 325x300

Lensapapua -– Penurunan  angka penderita stunting secara nasional. Termasuk kita di Kabupaten Sorong, Papua Barat, sesuai visi dan misi Bupati Sorong, yakni rakyat sehat di tahun 2022.

 

Demikian sambutan Kepala Bidang Sosial Budaya,  Baperlitbang Kabupaten Sorong Elisa Ulimpa, yang juga sebagai Koordinator Pokja satu  bidang stunting, saat berlangsungnya kegiatan orientasi pendamping keluarga. Berlangsung di Aimas, Rabu (15/12-2021).

 

“Khusus untuk kita di Kabupaten Sorong pembentukan Pokja Stunting di tahun 2020 kemarin bersama dengan beberapa daerah lainnya di Indonesia,” ungkap Ulimpa dalam arahannya.

 

Kenapa stunting menjadi salah satu bagian yang terpenting. Karena, jika tidak dilihat secara baik, maka kita di Kabupaten Sorong tak akan ada rakyat yang cerdas.

 

Apabila anak itu kurang gizi akan mempengaruhi pertumbuhannya secara langsung. Hal ini bisa saja terjadi,  karena kekurangan gizi dan akan mempengaruhi secara langsung pertumbuhan dari si anak itu sendiri, katanya.

 

Dengan adanya kegiatan ini,  diharapkan kita di Kabupaten Sorong bisa ikut intervensi secara langsung. Seperti, Dinas Kesehatan akan melaksanakan tugasnya, sesuai dengan apa yang menjadi tanggung jawab mereka.

 

Begitu pula, Dinas Dinas Pemberdayaan Perempuan Keluarga Berencana Pengendalian Penduduk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) akan melaksankan  itu, sesuai Tupoksinya.

 

“Bisa saja dalam melaksanakan kegiatan mungkin sama. Tapi, dia punya indikatornya yang berbeda,” ungkap Ulimpa.

 

Atau, bisa saja indikatornya sama, tapi kegiatannya berbeda.  Dengan adanya kegiatan ini  dari Dinas P2KBP3A Kabupaten Sorong  dapat berkolaborasi atau kerja sama dengan OPD teknis, harapnya. (rim/red)

 

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.