Pencemaran Air Sungai di Kota Sorong Sangat Mengkhawatirkan

Lensapapua–  Pencemaran sungai yang terjadi di Sorong bukan saja disebabkan karena pengaruh perubahan lingkungan, melainkan juga disebabkan karena ulah manusia.

Permasalahan pencemaran lingkungan dikota Sorong akhir-akhir ini masuk dalam kategori meng-khawatirkan, terutama berkenaan dengan pencemaran lingkungan diwilayah perairan atau sungai yang ada dimana area tersebut sekaligus sebagai sumber air penunjang kebutuhan masyarakat sehari-hari.

Dikatakan Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Sorong, Julian Kelly Kambu, saat membacakan sambutan kepala pusat pengendalian pembangunan Ekoregion Papua, dalam kegiatan workshop identifikasi dan pengendalian sumber pencemar sungai di Ecoregion Papua di Marinan Mamberamo Hotel Kota Sorong. Kamis (23/6)

Ditambahkan Kelly Kambu, 4 permasalahan yang dihadapi saat ini yakni, pola pemanfaatan sumber daya lahan dan sumber daya air oleh semua pihak, luas tutupan hutan dikawasan daerah resapan air semakin terbatas.

Hutan sebagai kawasan resapan air mulai banyak dikonversi menjadi lahan petanian dan perkebunan, dan komunitas vegetasi hutan disepanjang sungai ditebang habis dan tergantikan menjadi lahan pertanian dan bangunan.

Sementara, Kepala bidang evaluasi dan tindak lanjut pusat pengendalian pembangunan ekoregion papua, Abdul Karim menyebutkan, perubahan yang terjadi di alam, selain karena adanya sebab alam, yang sangat berpengaruh ada pada persoalan pengubahan kondisi alam oleh tangan manusia, oleh sebab itu jika pencemarann terjadi disungai, perlu disadari dikarenakan oleh pola hidup manusia yang tidak bersahabat dengan alam.

Kegiatan identifikasi dan pengendalian sumber pencemat sungai di Ecoregion Papua berlangsung selama 2 hari, dengan melibatkan berbagai pihak untuk membuka dan menyaring Informasi kaitan dengan usaha meminimalisir dampak buruk pencemaran sungai.  (yud/red)

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.