Pastikan Data Peserta Valid, BPJS Kesehatan Sorong Sambangi Wilayah Pelosok

Lensapapua, Menindaklanjuti hasil Forum Komunikasi Kabupaten Raja Ampat beberapa waktu lalu bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Raja Ampat, BPJS Kesehatan Cabang Sorong melakukan kunjungan serta sosialisasi kepada masyarakat di pulau-pulau terpencil terkait pentingnya Program JKN-KIS.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sorong, Ivan Ravian menyatakan dalam memastikan cakupan semesta atau Universal Health Coverage (UHC) tersebut, perlu dilakukan spot check langsung ke lapangan untuk melakukan sampling data bagi masyarakat di pelosok daerah Kabupaten Raja Ampat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS.

“Kabupaten Raja Ampat berkomitmen untuk memastikan seluruh masyarakatnya mendapatkan jaminan kesehatan tanpa terkecuali. Dari data kependudukan yang kami punya dari Dinas Dukcapil, memang masih terdapat masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS. Untuk itu, kami lakukan sampling data dengan turun langsung ke beberapa kampung untuk melakukan kecocokan data. Jika benar akan segera kami daftarkan masyarakat tersebut sebagai peserta JKN-KIS dengan segmen Penerima Bantuan Iuran – Jaminan Kesehatan (PBI-JK) dari APBD Kabupaten Raja Ampat,”jelas Ivan secara terpisah, Selasa (17/11).

Ivan menambahkan selain melalui kegiatan sampling data tersebut, masyarakat di Wilayah Kabupaten Raja Ampat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS dapat melakukan pendaftaran langsung ke Kantor BPJS Kesehatan terdekat dengan menunjukkan fotocopy Kartu Keluarga dan dapat langsung aktif kepesertaannya di hari yang sama.

Kegiatan sampling data peserta belum terdaftar PBI-JK yang dilakukan BPJS Kesehatan ke berbagai kampung di Wilayah Kabupaten Raja Ampat seperti Kampung Manyaifun, Kampung Kalitoko, Kampung Mumes, Kampung Mutus, Kampung Meos Manggara. Salah satu Kepala kampung di Wilayah Meos Manggara Fredek Dimara (40), menyatakan dukungannya kepada BPJS Kesehatan dengan adanya kegiatan sampling data tersebut.

“Kami sangat bersyukur dengan niat baik tersebut, dari pihak BPJS Kesehatan datang langsung melakukan sampling data kependudukan masyarakat kami yang belum terdaftar Program JKN-KIS. Besar harapan kami nantinya masyarakat kami seluruhnya dapat terjamin kesehatannya, jadi sangat terbantu dalam mengurangi beban masyarakat sehingga tidak perlu lagi memikirkan biaya-biaya jika berobat,” ungkapnya. whd/red

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.