Menko PKM Luncurkan Transformasi Mutu Layanan BPJS Kesehatan

banner 120x600
banner 468x60

Lensapapua, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus berbenah dan meningkatkan semua lini layanannya.

Untuk itu, BPJS Kesehatan menggelar Pertemuan Nasional Faskes BPJS Kesehatan Tahun 2023 di Jakarta, Senin (2/10/2023).

banner 325x300

Pertemuan Nasional Fasilitas Kesehatan BPJS Tahun 2023 merupakan peristiwa penting bagi penyelenggara jaminan kesehatan nasional dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.
Mengusung tema “Kolaborasi untuk Transformasi Kualitas Mutu Layanan Peserta Jaminan Kesehatan Nasional dengan Mudah, Cepat dan Adil” menarik perhatian pemerintah dan pemangku kepentingan asuransi kesehatan di tanah air.
Dalam sambutannya, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti menegaskan bahwa tahun 2023 merupakan momen penting dalam perjalanan BPJS Kesehatan dengan fokus transformasi kualitas layanan.

Melalui transformasi ini, BPJS Kesehatan bertujuan untuk memberikan layanan yang mudah diakses, tepat waktu, dan merata kepada setiap peserta JKN.

Salah satu tindakan spesifik BPJS Kesehatan adalah meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi peserta JKN, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di daerah yang belum tersedia infrastrukturnya (DBTFMS).

Kerja sama dengan rumah sakit terapung/bergerak telah memberikan solusi untuk memastikan masyarakat yang tinggal di daerah terpencil memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang memadai.

“Ini hanyalah salah satu contoh upaya tulus BPJS Kesehatan dalam memberikan layanan integratif,” kata Ghufron.

Transformasi Kualitas Pelayanan juga mencakup kegiatan penyederhanaan pengelolaan pelayanan. Proses administrasi yang lebih sederhana, seperti penggunaan KTP untuk mengakses layanan kesehatan tanpa perlu fotokopi dokumen, efisiensi alur layanan rujukan, serta digitalisasi layanan dan permintaan. Selain itu, percepatan penyelesaian keluhan peserta oleh BPJS merupakan langkah proaktif dalam menjawab kebutuhan peserta JKN.

“Tingkat kepuasan peserta JKN mencapai 89,6% menunjukkan inisiatif BPJS Kesehatan membuahkan hasil positif. Hasil survei tersebut menegaskan upaya berkelanjutan untuk memenuhi harapan peserta terhadap layanan kesehatan yang berkualitas,” tambah Ghufron.

Sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, Indonesia berkomitmen untuk mencapai cakupan universal program JKN atau Universal Health Coverage (UHC) pada tahun 2024. Untuk mencapai tujuan tersebut, kerjasama dengan pemerintah sangatlah penting.

Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 telah memberikan landasan yang kokoh untuk memperkuat kerja sama antara BPJS Kesehatan, kementerian dan lembaga, serta pemerintah daerah dalam penyelenggaraan program JKN
dan menjamin perlindungan kesehatan seluruh masyarakat.

“Per 1 September 2023, JKN memiliki lebih dari 262,74 juta anggota, yang mencakup 94,60 dari total populasi, yang merupakan bukti nyata upaya bersama untuk memastikan cakupan layanan kesehatan bagi penduduk Indonesia. Pemanfaatan layanan kesehatan JKN secara signifikan Pelanggan pada tahun 2022 dengan 502,8 juta kunjungan merupakan pencapaian yang luar biasa. Hal ini mencerminkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap program JKN,” papar
Ghufron.

Ghufron menyampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada seluruh jajaran pimpinan fasilitas kesehatan dan seluruh pihak yang berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan program JKN. Kolaborasi ini merupakan langkah penting menuju penyediaan layanan kesehatan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Dalam Pertemuan Nasional Faskes BPJS Kesehatan itu pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Muhadjir Effendy, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi, bersama Direktur Utama dan jajaran direksi BPJS Kesehatan melakukan peluncuran Tranformasi Mutu Layanan BPJS Kesehatan. dok/red

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.