Kebijakan Satu Pintu Tentang Olahan Obat-Obatan

Drs.Bakhtiar,APT.Kefarmasian Dinas kesehatan Prov Papua Barat.

Lensapapua–  Mengawali kebijakan satu pintu tentang olahan Obat di Kabupaten/Kota Sorong khususnya di Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) se-Papua Barat.Kata Drs.Bakhtiar,APT.Kefarmasian Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat.Jumat 14/3.

Penjelasan ini disampaikan saat pelaksanaan Workshop pengelolaan komoditas kesehatan dengan kebijakan satu pintu program dari Peningkatan Akses dan Kualitas Pelayanan (PAKP) Kesehatan Kabupaten Sorong.

Kebijakan satu pintu ini mengenai pengolahan  Obat-Obatan,mulai dari perencanaan,pengadaan ,penyimpanan,pendistribusian ditetapkan di Instalasi Farmasi Kabupaten/Kota.Karena pada Dinas Kesehatan ada instalasi penyimpanan logistik.Bebernya.

Bakhtiar mengakui bahwa kebijakan satu pintu tersebut selama ini memang belum diterapkan,akan tetapi kita sudah meminta data – data agar diawal tahun 2014 ini kami sudah menerapkan kebijakan satu pintu tersebut.Jelasnya.

Untuk Provinsi Papua Barat pada bulan Maret tahun 2013 yang lalu kami sudah mulai lakukan sosialisasi yang didanai oleh CAI agar disetiap Kota dan Kabupaten dapat diberlakukan.

Ia menambahkan bahwa untuk Kabupaten Sorong ini kali yang ke-3 dilakukan sosialisasi satu pintu tersebut,karena pada bulan Desember 2013 yang lalu kami sudah mulai dari Kabupaten Fak-Fak,7 Maret 2014 di Kabupaten Manokwari.

Kegiatan ini dipandang perlu yaitu untuk memudahkan penganggaran memusatkan data serta menjaga agar tidak terjadi penumpukan Obat.Kebetulan seperti yang kita ketahui bahwa dimasing-masing Dinas Kesehatan ada beberapa program,jika masing-masing membuat perencanaan maka akan terjadi tumpang tindih pendanaan.Terang Bakhtiar.

Dengan demikian jika melalui kebijakan satu pintu tersebut,dianggab dapat lebih mudah menghitung datanya.Karena untuk mendapatkan anggaran tentu dari semua data yang sudah masuk ke Pusat.Seperti data kunjugan berapa penggunaan Obat per hari/Minggu/bulan.Kata Bakhtiar. (Red)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.