Kadistrik Mayamuk: Apresiasi Program ” Cegah Stunting” Melalui CSR Petrogas

Kadistrik Mayamuk. Weynand

Lensapapua-   Mewakili masyarakat, sekaligus sebagai Kepala Distrik Mayamuk SP III Kabupaten Sorong, Weynand., mengapresiasi program pemerintah pusat yaitu “ Cegah Stunting”,  yang dilaksanakan dinas kesehatan kabupaten Sorong bekerjasama dengan perusahaan PT. Petrogas (Basin) Ltd. dan K3S melalui CSR ( Corporate Social Responsibility) pada masyarakat didistrik Salawati dan Distrik Mayamuk. Kamis (02-5/19)

 

Dikatakan Weynand, masyarakat yang berada pada ring I atau masyarakat yang berada dalam area operasional perusahaan sebagai penerima program CSR tentunya kami sangat berterimakasih kepada pemerintah setempat, khususnya kepada perusahaan PT. Petrogas serta K3S yang telah melaksanakan komitmennya kepada masyarakat.

 

Sebagai wakil masyarakat  nantinya akan kami sampaikan rencana ini kepada seluruh masyarakat sebelum atau setelah pelaksanaan ibadah puasa tentang rencana perusahaan yang akan melaunching program Cegah Stunting diwilayah kami, kata Weynand.

 

Menurut Weynand, program CSR dari perusahaandan atau K3S ( Kontraktor Kontrak Kerjasama) yang bergerak dibidang Minyak dan Gas (Migas) yang paling dirasakan oleh masyarakat adalah dari perusahaan Petrogas saat ini, yang sebelumnya adalah dari PT. Petrochina International (Bermuda) Ltd.

 

Lanjut Weynand, ada 5 program CSR Petrogas yang benar-benar dapat dinikmati masyarakat, seperti program Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur, Pemberdayaan masyarakat.

 

Program pemberdayaan masyarakat tersebut menurut Weynand, adalah pemberian dua unit motor Jhonson lengkap dengan body nya diserahkan kepada masyarakat khususnya nelayan dengan sistim kerjasama, kemudian hasil ikan tangkapan nelayan tersebut nantinya dijual kembali kepada pihak perusahaan, supaya masyarakat nelayan ini bisa mendapatkan uang, bebernya.

 

Kemudian dari program kesehatan, kata Weynand, beberapa waktu lalu, perusahaan Petrogas juga telah melaunching satu metode penyembuhan penyakit “ Lumpuh layu” bekerjasama dengan dinas kesehatan, kemudian program-program lainnya juga sudah berjalan selama ini, baik itu pembangunan infrastruktur jalan, rumah ibadah, gedung sekolah dan lain sebagainya, beber Weynand.  Red

 

 

 

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *