JKN-KIS BUAT REZY BISA BEROBAT TANPA BEBANI ORANG TUA

Lensapapua, Biaya berobat yang semakin hari semakin tinggi di era sekarang ini seringkali memunculkan rasa khawatir bagi masyarakat indonesia yang berpenghasilan menengah ke bawah. Tak dapat dipungkiri, pengobatan rawat jalan biasa pun membutuhkan biaya yang tidak sedikit yang biasanya belum termasuk menemus resep obat yang diberikan.

Pemerintah dengan menghadirkan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) memberikan perasaan lega bagi  Rezy Pradibta (17) dan keluarganya. Cukup mengikuti alur layanan yang sesuai dan berdasarkan indikasi medis, masyarakat tak perlu memikirkan biaya pengobatan lagi. Peserta JKN-KIS segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) ini merasa lega karena dengan Program JKN-KIS, ia dapat berobat dengan nyaman tanpa harus memberikan beban lebih kepada orang tuanya.

“Beberapa kali saya mempunyai permasalahan di gigi. Awalnya sempat takut untuk berobat karena akan memakan biaya yang banyak, kasihan orang tua saya kalau harus bayar sendiri,” cerita siswi yang masih duduk di bangku SMA ini kepada Jamkesnews melalui telepon, Rabu (15/04/2020).

Ia menceritakan telah merasakan sendiri manfaat dari KIS yang dimilikinya, biaya pengobatan sampai resep obat yang diberikan dokter selalu didapatinya tanpa adanya biaya tambahan yang harus dikeluarkan orang tuanya.

“Alhamdulillah, karena sesuai prosedur pengobatan selama ini dijamin sama BPJS Kesehatan, jadi bisa berobat dengan nyaman tanpa harus membebani orang tua,” ucapnya.

Walau biaya pengobatannya tak seberapa, Eci penggilannya ini mengaku sangat bersyukur dengan kehadiran Program JKN-KIS yang manfaatnya sangat ia rasakan beberapa kali hingga ia sembuh. Ia pun berharap walaupun telah terjamin kesehatannya, ia dan keluarga dapat terus diberi kesehatan yang berlimpah agar tak lagi menggunakan KIS tersebut.

“Yang penting sudah merasa aman, sudah ada yang menjamin. Beban keluarga kami jadi lebih ringan. Sekarang tinggal menjaga kesehatan aja,” harapnya.

Tak lupa ia berterima kasih kepada pemerintah dan BPJS Kesehatan karena telah memberikan manfaat serta meringankan beban keluarganya terkait kesehatan. Ia pun berharap Program JKN-KIS akan selalu ada ke depannya untuk memberikan jaminan kesehatan untuk masyarakat di Indonesia. ***

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.