Dugaan Gizi Buruk Wabup Kunjungi Puskesmas

Kunjungan Wabup Sorong Ke Puskesmas Malawele. Dok/red
Kunjungan Wabup Sorong Ke Puskesmas Malawele. Dok/red

Lensapapua, Inspeksi ke puskesmas yang dilakukan oleh Wakil Bupati Sorong, Suko Harjono tersebut menjadi tanggung jawab sebagai wakil kepala daerah sekaligus tindak lanjut atas Penyebar luasan informasi temuan kasus gizi buruk yang terjadi di kelurahan Malawele distrik Aimas kabupaten Sorong.

Dijelaskan Wakil Bupati Sorong, dalam kasus Gizi buruk, telah ada indikator dan faktor penyebabnya, sementara yang terjadi saat dilakukan pengecekan, balita yang saat ini sedang dirawat di puskesmas tersebut kekurangan asupan makanan karena orang tua balita tergolong tidak mampu, sehingga melalui inspeksi yang dilakukan, Wakil Bupati telah menginstruksikan kepada dinas teknis agar menangani balita yang menderita kekurangan asupan gizi hingga pulih.

“Kami segera tidak lanjuti informasi yang disebarkan, yang jelas ini bukan kasus gizi buruk, yang namanya gizi buruk ada indikator dan faktor penyebabnya, tapi apapun itu, kami telah instruksikan agar adik balita diberikan penanganan yang baik, kita harap masyarakat aktif untuk mendatangi pusat pelayanan kesehatan, mengingat semua fasilitas telah diberikan” tegas Suko Harjono, Minggu (6/5/2017).

Sementara, Kepala dinas kesehatan kabupaten Sorong, dr. Lidia Kurniawan mengajak masyarakat aktif mengunjungi puskesmas jika sedang sakit, atau mengunjungi posyandu untuk mengontrol kesehatan anak-anak, dan semua fasilitas pelayanan kesehatan telah disediakan termasuk Pustu yang dilengkapi dengan dokter.

“Saya minta orang tua, dan semua masyarakat aktiflah berkunjung jika sakit, untuk mama-mama juga tolong datang ke posyandu, karena disana ada banyak pelayanan kesehatan yang bisa diperoleh, dan kami pun tidak mungkin tahu warga yang sakit jika tidak berkunjung ke tempat pelayanan kesehatan” jelas Lidia Kurniawan.

Gizi buruk merupakan suatu kejadian dimana anak-anak kurang mendapat asupan gizi dari makanan yang dikonsumsi, ada 3 jenis kasus gizi buruk yakni, Kwashiorkor atau busung lapar, Marasmus merupakan bentuk kekurangan gizi yang sering dialami oleh balita, penyebabnya pun beragam, seperti kurang makan, mengalami infeksi di tubuhnya, bawaan lahir, prematuritas, serta faktor lingkungan, dan Marasmik-kwashiorkor merupakan gabungan antara marasmus dan Kwashiorkor, kondisi ini cukup serius dikarenakan kondisi marasmus maupun kwashiorkor menyerang tubuh anak dengan kata lain anak yang mengalami kondisi ini memiliki berat badan kurang dari 60 persen berat badan yang sesuai dengan usianya. Yud/red

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.