Dinkes Biak Kirim 101 Spesimen Swab Hasil Tracking/Pemetaan Ke Litbangkes Jayapura

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Biak Numfor Daud N. Duwiri, SKM, M.Kes.

Lensapapua, Biak –  Pengiriman hasil specimen swab sebagai hasil tindaklanjuti dari tracking atau pemetaan kembali dilakukan. Tim Kesehatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Biak Numfor kembali mengirim 101 specimen swab untuk diuji di Laboratorium Litbangkes Jayapura, Selasa (2/6/2020).

Hasil pemeriksaan specimen swab itu akan dijadikan dasar dalam menentukan bahwa seseorang positif tertular Virus Corona atau tidak. Spesimen swab sebanyak itu diambil dari 101 orang (termasuk tenaga medis) dari 109 orang yang awalnya direncanakan (8 orang lainnya akan diambil swabnya kemudian).

Diharapkan, dalam satu dua hari kedepan hasil uji lab di Litbangkes Jayapura hasilnya sudah ada dan disampaikan secara langsung ke masyarakat. Pemerintah Kabupaten Biak Numfor dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 terus melakukan tracking di lapangan khususnya lagi terhadap transmisi lokal yang sudah hampir semuanya mendominasi kasus baru, dan diharapkan specimen swab yang dikirim itu hasilnya negative.

“Kami kembali mengirim spesimen swab, jumlahnya 101 swab. Sudah dikirim tadi pagi (kemarin) dan sudah diambil di Jayapura. Tinggal hasilnya yang ditunggu, apapun hasilnya akan disampaikan ke masyarakat nantinya,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Biak Numfor Daud N. Duwiri, SKM, M.Kes.

Adapun spesimen swab yang diambil itu adalah pasien dengan status Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP), hasil stracking lapangan dan termasuk tenaga medis yang setiap harinya melayani pasien positif dan pasien di karantina.

Selain itu juga, specimen swab tersebut juga diambil dari sejumlah orang lainnya yang dinilai berpotensi tertular dari pasien yang sudah positif Virus Corona, khususnya lagi dari hasil tindak lanjut pemetaan di lapangan.Pemeriksaan swab dinilai penting supaya dilakukan penanganan secepatnya jika ada yang positif terinfeksi.

“Ada yang swabnya dikirim ulang, intinya apa yang dilakukan ini pada dasarnya sebagai bagian dari upaya memutus mata rantai penularan Covid-19 di masyarakat. Karenanya pemerintah daerah berharap semua mendukung upaya yang terus dilakukan sebagai bentuk penanganan dan pencegahan agar tidak meluas di masyarakat,” ujarnya.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.