Bersama JKN-KIS, Mama Saya Berjuang Melawan Kanker

Lensapapua, Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) hadir sejak 2014 yang merupakan bentuk adanya pemerintah untuk mensejahterahkan rakyatnya dalam bentuk jaminan kesehatan untuk seluruh masyarakat dari Sabang sampai Merauke. Tak terkecuali masyarakat Papua yang merupakan bagian paling timur Indonesia, Sorong, Papua Barat.
Ferdinan Mirino (25) yang saat ditemui oleh tim Jamkesnews tengah menjaga ibunya yang menjalani perawatan karena adanya kanker dibagian dadanya di RSUD Sele be Solu Sorong, Selasa (05/03).
Sang mama, Trotje Margaretha Peday (62) divonis dokter mengidap penyakit kanker dibagian dadanya sejak 1 minggu yang lalu. Ferdinan yang mendaftarkan mama nya sebagai peserta Pekerja Bukan PenerimaUpah (PBPU) ini menceritakan keluarganya terutam sang mama yang sangat memanfaatkan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sejak lama.
“Mama yang sudah lansia, dulu sebelum terkena kanker terdiagnoasa ada tumor didadanya dan sempat dirujuk dan dioperasi di salah satu Rumah Sakit di Makassar. Setelah beberapa tahun membaik, mama tiba-tiba merasa sering bengkak dan nyeri dibagian dadanya. Akhirnya kami ke UGD dan setelah cek di laboratorium dan pemeriksaan darah lengkap, ada yang janggal, ternyata tumor kemarin menyebar menjadi kanker didada mama, dan direncanakan harus operasi lagi,” cerita Ferdinan seperti dikutip Jamkesnews.
Ferdinan merasa bahwa selama berminggu-minggu sang mama dirawat di Rumah Sakit, ia tidak menemui kendala sama sekali karena biaya untuk perawatan sang mama dijamin oleh Program JKN-KIS. Ia mengaku bahwa keluarga dapat lebih fokus dalam merawat sang mama agar cepat sembuh yang mana untuk bangun saja harus dibantu oleh keluarga.
“Bersyukur dengan adanya Program JKN-KIS, ”ungkapnya karena merasa biaya operasi yang nantinya akan membantu sang ibu sembuh tidak perlu dipikirkan lagi bagi Ferdinan dan keluarga.
“Saya harap berkat adanya Program JKN-KIS, mama dapat lebih fokus berjuang melawan kankernya agar bisa sembuh dan fokus dengan operasinya. Kami juga tak lupa berterimakasih kepada masyarakat yang telah membayar iurannya secara tepat waktu sehingga salah satunya kami yang bisa merasakan bantuan yang luar biasa ini. Kami harap Program JKN-KIS akan selalu ada untuk kami masyarakat Papua terutama yang membutuhkan,” ujar Ferdinan. red/TR/ws

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.