Begini Lho Prosedur Klaim Dana Bagi Faskes Mitra BPJS Kesehatan

Kantor BPJS Kesehatan Cabang Sorong. Dok/red
Kantor BPJS Kesehatan Cabang Sorong. Dok/red

Lensapapua, Beredarnya sejumlah isu di Sorong Raya terkait kurang baiknya layanan kemitraan BPJS Kesehatan, ditepis oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sorong, Natalia Panggelo.

Kepada awak media, Senin (7/1/2019) Natalia menjelaskan, isu pemutusan hubungan kemitraan dengan sejumlah fasilitas kesehatan (faskes) di Sorong adalah tidak benar. “Se-Sorong Raya masih berlanjut hubungan kemitraan dengan semua faskes yg sudah terdaftar”, jelasnya.

Natalia Panggelo manambahkan, bahkan se-Papua Barat masih terus bermitra dengan semua faskes terdaftar karena semuanya (faskes terdaftar) memenuhi kriteria dalam rekredensialing atau pengujian ulang bagi seluruh mitra BPJS Kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sorong, Natalia Panggelo. Dok/red
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sorong, Natalia Panggelo. Dok/red

 

Baca juga: Pastikan Kualitas Faskes, BPJS Kesehatan Sorong Lakukan Kredensialing

Pada kesempatan itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sorong juga menerangkan isu hutang tertunggak pada sebuah faskes mencapai Rp. 12 Milyar.

“Untuk cabang Sorong tidak ada yang mencapai angka sebesar itu. Semuanya ‘kan butuh proses hingga pencairan dananya. Sesuai peraturan ada mekanismenya”, papar Natalia.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sorong, Natalia Panggelo. Dok/red
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sorong, Natalia Panggelo. Dok/red

Sesuai aturan, klaim faskes dapat dibayarkan hinga total 25 hari sejak pengajuan klaim diterima lengkap oleh BPJS Kesehatan setempat.

Dalam waktu yang ditentukan, BPJS Kesehatan melakukan verifikasi administrasi dan faktual. Jika ditemukan mismatch (ketidak sesuaian) laporan pengajuan klaim maupun kelengkapan pengajuan maka faskes bersangkutan harus lebih bersabar menerima dana klaim faskes, karena harus memperbaiki dan/atau melengkapi laporannya sesuai ketentuan yang berlaku.

Download Administrasi Klaim Fasilitas Kesehatan BPJS Kesehatan di sini

Pengajuan klaim dana faskes dapat dilakukan setiap bulan pelayanan kepada BPJS Kesehatan. “Jadi jika ada yang mengatakan BPJS Sorong berhutang sebesar Rp. 12 Milyar rupiah adalah tidak benar menurut peraturan. Mungkin yang dimaksud adalah kumulatif klaim yang telah diajukan ditambah dengan yang belum diajukan dan yang masih sementara berlangsung”, beber Natalia Panggelo. red

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.