Bangun Koordinasi Bersama 4 Elemen Untuk Mencegah Penyakit Menular Sejak Dini

Agustinus. H. Wabia. Kabid pencegahan dan pengendalian penyakit pd dinas kesehatan Kabsor

Lensapapua–  Berbagai cara dilakukan untuk mencegah penyakit menular, seperti penyakit campak, Difteri dan lain sebagainya,salah satu cara yang paling murah adalah dengan cara pemberian Imunisasi dasar pada bayi.

 

Terkait persoalan ini, dinas kesehatan Kabupaten Sorong melalui bidang pencegahan dan pengendalian penyakit menular, melaksanakan pertemuan sosialisasi Imunisasi tingkat Puskesmas se-Kabupaten Sorong yang digelar selama 2 hari dihotel Aquarius Aimas. Rabu (04/12)

 

Kegiatan ini diikuti para Kepala Puskesmas, Bidan koordinator, koordinator Imunisasi dan petugas Prevalens Dengan tujuan untuk mengevaluasi sejauh mana tindakan dan capaian yang  sudah dilaksanakan dimasing-masing Puskesmas.

 

Dengan membangun koordinasi seperti ini, kita menjadi tau, dan hasil capaian ini akan menjadi acuan untuk ditahun 2020, Kata Agustinus H. Wabia.S.K.M. M.Kes, Kabid pencegahan dan pengendalian penyakit.

 

Diakui Agus, terkadang kami terkendala, dimasalah salah sasaran, misalnya bidan yang menolong orang dalam persalinan, begitu bayi lahir, harus langsung diberikan Imunisasi dasar.

 

Oleh  sebab itu bagi kepala Puskesmas sebagai top manager, harus dapat memahami, sejauh mana program-program ini bisa dipahami. Dan bagaimana cara intervensi kedepannya. Kata Agus.

 

Kemudian bagi petugas survelens, tugasnya melakukan pengamatan secara kontinu, untuk mengamati beberapa kasus penyakit, seperti penyakit Difteri. Jika kasus penyakit Difteri ditemukan di Puskesmas, maka harus segera dilaporkan dan ditindaklanjuti oleh dokter.

 

Jadi pada intinya dengan membangun koordinasi dengan 4 elemen ini, kami bisa melihat dan memulai melakukan perbaikan diakhir tahun ini, dan ditahun 2020 peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dalam rangka mencegah penyakit-penyakit menular yang bisa di cegah sejak dini. Pungkas Agus. Red

 

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.