Dr. Roni : Jenis Vaksin Ada Dua, Vaksin Program Pemerintah & Vaksin Gotong Royong

Dr. Rony Kalesaran (kiri)

Lensapapua – Koordinator Bidang Pelayanan Penanganan Kesehatan Covid-19 Kabupaten Sorong dr. Ronney Kalesaran menyebutkan, berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) RI Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19)

 

Dalam Permen tersebut dijelaskan ada dua jenis vaksin, ujarnya kepada awak media di Posko Induk Satgas Covid-19 di Aimas, Jum’at (9/4-2021).

 

Kedua jenis vaksin dimaksud, yaitu vaksin gotong royong,   dan vaksin program yang ditanggung pemerintah.

 

Untuk vaksin program yang ditanggung pemerintah, seperti yang telah kita lakukan pada tahap pertama  dan kedua kemarin, khusus untuk tenaga medis, pejabat publik, TNI, Polri, ASN serta kalangan media, jelas Ronney, keseharaiannya sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sorong.

 

Kalau vaksin gotong royong khusus untuk dunia usaha. Vaksinnya ditanggung oleh si pengusaha diperuntukkan bagi karyawan dan keluarga.

 

“Khusus vaksin gotong royong, sepertinya kita di Kabupaten Sorong belum ada,” ungkap Ronney.

 

Dia menambahkan, kalau vaksin yang digunakan 10 orang itu namanya ‘multidos’, sehingga saat pelaksanaan vaksin harus ada satu kelompok (10 orang).

 

Vaksin multidos bagaimanapun  kita harus menghematnya, ya dengan cara siapkan 10 orang dulu untuk divaksin.

 

Kalau hanya tiga orang saja yang divaksin misalnya, maka akan terjadi pemborosan. Dan ini yang patut kita waspadai untuk tidak terjadi.

 

Kita usahakan agar sebisanya pas, sesuai  dengan peruntukkan dari vaksin multidos ini, beber Ronney.

 

“Memang vaksin  (multidos) itu tidak cepat rusak, tapi masih ada tenggang waktunya,” ucap Ronney di penghujung keterangan persnya. (rim/red)

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.