Wakil Bupati Pimpin Rapat Forkopimda Terkait Kamtibmas Diwilayah Kabupaten Sorong

Wakil bupati Sorong didampingi Dandim 1802 dan Kapolres Sorong dlm rapat Kamtibmas

Lensapapua– Wakil Bupati Sorong Suko Harjono. S.Sos. M.Si, pimpin rapat bersama Forkopimda terkait situasi Kamtibmas diwilayah Kabupaten Sorong. dihadiri Dandim 1802, Kapolres Sorong, Kajari, tokoh agama, adat, masyarakat, tokoh pemuda, ketua suku dan pimpinan OPD. Jumat (29/11)

 

Wakil Bupati Sorong Suko Harjono dalam arahannya meminta kepada seluruh hadirin yang turut dalam mengikuti rapat, untuk bergandengan tangan bersama-sama menciptakan situasi yang kondusif dan menjadikan Kabupaten Sorong menjadi daerah yang aman bagi seluruh masyarakat.

Dengan terciptanya situasi yang aman dan kondusif, tentu roda pembangunan dan perekonomian juga akan berjalan dengan baik dan lancar, selain itu masyarakat juga dapat beraktivitas dengan tenang dan aman, kata Suko.

 

Komandan Kodim 1802. Letkol Infanteri Budiman, dalam penyampaiannya mengatakan, sebagai aparat TNI yang bertugas menjaga keamanan teritorial negara, tentunya juga berperan aktif, bersinergi dengan pihak Kepolisian bersama pemerintah dan seluruh stakeholder terkait dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif didaerah ini.

 

Dengan sinergitas dan kebersamaan kita semua, maka situasi yang aman, nyaman dan kondusif akan tercipta dan masyarakat pun bisa merasa aman didaerah ini, kata Budiman.

 

Untuk mengantisipasi terjadinya keributan, tentu tidak terlepas dari peran orangtua dalam mengawasi, mendidik, membina anak-anaknya, memberikan berbagai pembinaan, termasuk pembinaan dari sisi keagamaan, sehingga para generasi muda kita tidak mudah terprovokasi pada informasi yang belum tentu kebenarannya.kata Budiman.

 

Sementara Kapolres Sorong AKBP. Dewa Made Sidan Sutrahna. S.Ik, juga mengatakan bahwa betapa pentingnya peran orangtua dalam menberikan pendidikan pada anak-anaknya. jika saja sejak kecil anak-anak kita diawasi, diperhatikan, dididik serta dibekali dengan berbagai ilmu yang positif, terutama dari sisi keagamaan, tentu anak-anak tersebut tidak akan mudah terperosok kejalan yang sifatnya merugikan atau kejalan negatif.

 

Salah satu contoh nyata diwilayah Kota Sorong, begitu banyak anak-anak yang masih dalam usia sekolah (anak-anak SD-red) setiap hari mengisap lem Aibon, ditambah lagi para anak-anak muda yang selalu mengkonsumsi Minuman Keras (Miras) hal ini tentu akan berdampak negatif bagi kesehatan, mental, jiwa, pola pikir serta merusak masa depan mereka, kata Kapolres.

 

Selain itu, banyak kejadian keributan, perkelahian, kecelakaan yang sampai menimbulkan korban jiwa, membunuh dan lain sebagainya yang kesemuanya ini ditimbulkan akibat dari mengkonsumsi Miras.

 

Diakui Kapolres, pihaknya sudah bekerja keras sampai masuk kedalam hutan-hutan hanya untuk mencari pabrik pengolahan Cap Tikus (CT) minuman lokal, begitu ditemukan dan dimusnahkan pabrik penyulingannya, besok nya masih saja ada tempat-tempat atau pabrik penyulingan CT ditempat lain.

 

Oleh karena itu, mari kita semua saling bergandengan tangan, termasuk para kepala distrik, lurah maupun RT/RW bersama-sama untuk berusaha menjaga menciptakan Kamtibmas dimasing-masing lingkungan, sehingga wilayah Kabupaten Sorong ini bisa tetap menjadi satu daerah zona aman dan damai, kata Kapolres. red

 

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.