Syarat Mutlak Co-Marketing Dengan Perusahaan Mitra Binaan Untuk Mengangkat Peserta BP-Jamsostek

Mintje Wattu saat menyerahkan dok MoU pada Sales Manager Vega Hotel, Vina Trisha Manurung.

Lensapapua– Terkait penandatanganan MoU atau kerjasama Co-Marketing dengan perusahaan mitra binaan BP-Jamsostek dengan maksud memberikan kemudahan bagi seluruh peserta, maka kami hanya akan mengangkat peserta kami yang berada di perusahaan-perusahaan mitra binaan kami. Dan itu menjadi salah satu syarat mutlak. Kata Mintje Wattu. Kepala BP.Jamsostek cabang Papua Barat. Selasa (03/12)

 

Soal keuntungan yang didapat peserta, sudah jelas karena ada diskon-diskon atau potongan harga yang diberikan perusahaan mitra binaan kami. Selain itu kami juga turut mempromosikan kepada seluruh peserta kami,  tentang usaha-usaha apa saja yang dikelola perusahaan mitra binaan kami yang ada di seluruh Indonesia. Kata Mintje.

Diakui Mintje, sejak beberapa tahun lalu, BP-Jamsostek sempat menjalin kerjasama Co-Marketing dengan perusahaan Hapy Papi, Kopi Hitam dan Gloria Bakeri, akan tetapi kerjasama tersebut belum diperpanjang, dan sudah berakhir. Dan hari ini kami kembali melanjutkan perpanjangan kerjasama tersebut termasuk dengan beberapa perusahaan lainnya.

 

Jadi hari ini kami melakukan penandatanganan kontrak kerjasama kepada 7 perusahaan mitra binaan kami. Yaitu Vega hotel, Bili Bakeri, Hapy Papi, Aneka Batik, Kopi Hitam, Kasuari Balet Resort dan Kalais. Dan kedepan kami berharap perusahaan-perusahaan  mitra binaan kami bisa lebih banyak lagi dalam memberikan berbagai kemudahan bagi peserta kami. Kata  Mintje.

 

Ditambahkan Mintje, kemarin Senin (02/12) BP-Jamsostek Papua Barat juga telah menjalin kerjasama dengan masyarakat suku Key, pekerja yang bukan penerima upah atau mereka yang tidak mempunyai penghasilan tetap, seperti Petani, Nelayan, Buruh kasar dan lain sebagainya.

 

Dengan menyasar pada ikatan keluarga kata Mintje, karena telah banyak masyarakat yang bukan penerima upah yang sudah menjadi peserta kami. Seperti ikatan keluarga masyarakat suku Key se-Papua Barat yang berjumlah dikisaran 70 – 80 ribu orang. Tetapi untuk saat ini yang kami targetkan baru diwilayah Kota dan Kabupaten Sorong. Kemudian kedepan baru akan kami perluas lagi keseluruh wilayah Papua Barat.

 

Jadi pada intinya, kami atau BP-Jamsostek mau supaya lebih dikenal seluruh lapisan masyarakat dikalangan yang paling bawah. Kata Mintje. Red

 

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.