Satpol PP Sita Meja Jualan Pedagang Kaki Lima

banner 120x600
banner 468x60

Kasatpol PP kabupaten Sorong Yani Muhammad Said

Lensapapua- tidak mematuhi aturan, belasan meja jualan pedagang kaki lima sepanjang alun-alun Aimas Kabupaten Sorong disita. Rabu (19/10)

banner 325x300

Kendati tidak mendapat perintah dari Bupati Sorong untuk melakukan aksi penyitaan terhadap peralatan dan perlengkapan pedagang kaki lima, namun satuan polisi pamong praja Kabupaten Sorong melakukan penyitaan.

Karena dinilai telah merusak pemandangan alun-alun Aimas sebagai pusat keramaian sekaligus pusat ibukota Kabupaten Sorong.

Dikatakan Kepala satuan polisi pamong praja Kabupaten Sorong, Ahmad Yani Fabanyo, penyitaan dilakukan setelah adanya teguran selama beberapa kali kepada pedagang kaki lima disepanjang jalan utama di komplek alun – alun Aimas.

Karena tidak mengindahkan peringatan tersebut, maka seluruh perangkat jualan seperti meja, bangku untuk berjualan disita sementara di kantor distrik Aimas.

Dapat diambil kembali untuk dimanfaatkan, dan jika kedepan masih dilakukan maka pihak satpol PP akan memusnahkan dan melakukan pelarangan untuk berjualan disepanjang alun-alun Aimas.

Hal ini dilakukan agar menata wajah Aimas dan sekaligus mencegah wajah alun – alun tampak kumuh.

Pihak Satpol PP sebenarnya tidak melarang adanya aktivitas perdagangan di sepanjang alun – alun khususnya bagi pedagang kaki lima.

Namun yang tidak dibolehkan yakni berjualan dengan tidak tertib dan menimbulkan kesan kumuh, mengingat diseputaran wilayah Aimas tersebut merupakan pusat bersosialisasi masyarakat kabupaten dan sekitarnya. (yud/red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.