Program JKN-KIS Selalu Ada Bagi Yang Membutuhkan Tanpa Membedakan Usia

Lensapapua – Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dalam implementasinya selama 4 tahun terakhir terus dirasakan manfaatnya oleh banyak masyarakat yang membutuhkan.

 

Seperti yang dialami oleh bayi perempuan dengan inisial ‘BQ’ yang baru menginjak usia 7 bulan. Bayi BQ yang terdaftar sebagai peserta dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) Swasta ini harus menelan kenyataan bahwa mengidap penyakit B20 atau infeksi HIV/ADS dari kedua orang tuanya.

 

Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah sejenis virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia dan dapat menimbulkan AIDS.

 

HIV adalah jenis parasit obligat yaitu virus yang hanya dapat hidup dalam sel atau media hidup. Seorang yang mengidap HIV lambat laun akan jatuh kedalam kondisi AIDS, apabila tanpa pengobatan.

 

Sang nenek yang selama ini merawat sang cucu ini, saat ditemui di RSUD Sele Be Solu Kota Sorong berbagi kisah yang mengharukan kepada tim jamkesnews tentang bagaimana ia bisa kuat merawat sang cucu yang masih terlalu kecil untuk menderita sakit diusia belia seperti ini.

 

“Sejak lahir, BQ sudah divonis mengidap B20/HIV AIDS. Kami sudah keluar masuk rumah sakit ini karena kondisinya yang semakin parah. Menginjak umur 7 bulan ini, dokter mendiagnosa B20, TB Paru, Bronhitis Akut dan Candidiasis oral merupakan komplikasi akibat dari penyakit B20 tersebut. Bayi sekecil ini harus merasakan sakit seperti itu,” cerita nenek BQ sambil menahan tangis melihat penderitaan sang cucu.

 

“Selama 7 bulan ini, tak terhitung berapa kali kami masuk rumah sakit karena kondisinya yang tidak membaik, awalnya saya sempat bingung memikirkan biaya perawatannya karena untuk sekali opname saja sudah banyak biaya yang harus dikeluarkan belum lagi kalau ada obat.

 

Tapi kami bersyukur sekali, karena dengan adanya Program JKN-KIS perawatan bayi BQ semua dijamin oleh BPJS Kesehatan dari perawatan sampai obatnya, kami sepeserpun tidak ada mengeluarkan biaya,” tutur sang nenek.

 

Karena sudah sering dirawat, petugas dan dokter di rumah sakit sudah seperti keluarga yang membantu kami merawat bayi BQ seorang diri. Pelayanan yang diberikan kepada kami juga sangat baik, rasanya sangat beruntung dapat merasakan manfaat luar biasa dari JKN-KIS.

 

“Semoga bayi BQ dapat segera pulih, walaupun kami tahu bahwa penyakit yang menyerang tubuh mungilnya ini akan sangat lama untuk sembuh, sekali lagi kami mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada pemerintah lewat BPJS Kesehatan yang sudah melaksanakan program yang mulia ini,” tutup sang nenek. (Red-TR/ws)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.