Pertanggungjawaban Dan Pembubaran Panitia Penas XIV

Lensapapua-  Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sorong, Drs.A.Lumban Gaol,MM.Menyampaikan permohonan maaf nya atas keterlambatan pembubaran panitia Pekan Tani Nasional ke-14 (Penas) yang dilaksanakan di Kota Malang Jawa Timur beberapa waktu yang lalu, semua ini karena factor situasi dan kondisi maupun karena kesibukan kita satu sama lainnya. Katanya. Selasa 19/8.

Ia menjelaskan sebanyak 45 Orang dan 8 Orang peserta tambahan Kontingen dari Kabupaten Sorong mengikuti Penas ke-14 di Jawa Timur Malang tahun 2014.Kemudian pada pelaksanaan kegiatan Penas tersebut, Bupati Sorong mendapat penghargaan  Satia Adi Karya dalam bidang Pertanian di Kabupaten Sorong. Jelasnya.

Ditambahkan, bahwa Kabupaten Sorong meraih juara 1 lomba Vokal Group,dan provinsi Papua Barat (Manokwari) meraih juara II dalam lomba Busana.Sehingga Papua Barat dinobatkan berhak meraih Piala juara Umum dalam bidang Gita Nusantara,Akan tetapi piagam dan penghargaan tersebut dipegang dan dibawa oleh panitia provinsi Papua Barat.Bebernya.

Kalau kami tidak salah menyampaikan, yang paling membawakan dan lebih ber-aktivitas kontingen Papua Barat adalah kontingen dari Kabupaten Sorong.Kontingen Kabupaten Sorong mengikuti kegiatan-kegiatan lainnya,sesuai denga tupoksi dari masing-masing dinas, Namun banyak kegiatan lainnya yang belum sempat dilaksanakan oleh Kontingen Kabupaten Sorong,Karena kurang koordinasi antara panitia Provinsi Papua Barat dengan panitia pusat. Beber Lumban Gaol.

Kemudian Penas ke-15 direncanakan akan dilaksanakan di provinsi Nangru Aceh Darussalam pada tahun 2017,oleh nya itu kami minta perhatian dari pemerintah daerah setempat untuk membantu pembiayaannya,karena Nangru Aceh Darussalam sangat jauh dan biaya transfortasi yang cukup besar.Katanya.

Dimana pada Musrembang anggaran untuk Penas tidak dianggarkan/disiapkan,Meskipun dari masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang berkaitan dengan Penas sudah memberikan,Tetapi ujung-ujung nya juga tidak keluar. Imbuhnya.

Dengan demikian kami berharap agar pemerintah daerah setempat dapat memperjuangkan hal ini untuk pelaksanaan Penas tahun 2017 yang akan datang. Pungkasnya. (Red)

Exit mobile version