Mariani: Kerja Kerasku Membayar Iuran JKN-KIS Terbayarkan Karena Manfaatnya Telah Kami Rasakan

Lensapapua–  Mariani (38) seorang ibu rumah tangga asal Sumatera Utara yang tinggal di Kabupaten Sorong (Aimas), Papua Barat.  Hari-harinya demi menghidupi keluarga, ia berjualan nasi kuning untuk sarapan pembelinya di depan Batalyon Sorong. Mariani yang telah menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sejak 2014 yang lalu sebagai peserta wiraswasta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU).

 

Saat ditemui oleh tim Jamkesnews Kamis (28/02), Mariani tengah dirawat di Rumah Sakit Herlina Sorong dikarenakan mengalami banyak pendarahaan saat ia ingin ke kamar kecil.

 

Martina yang panik pun segera datang ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempat ia terdaftar yaitu Puskesmas Malawei Kabupaten Sorong, dan dirujuk ke Rumah Sakit Herlina untuk segera ditangani lebih lanjut.

 

“Awalnya saya mau ke kamar mandi, pas ngecek begini banyak darah tapi bukan darah datang bulan. Akhirya dari suami saya memberanikan diri untuk ke dokter, kata dokter ini memang butuh penanganan lebih lanjut,” cerita wanita asal Sumatera Utara ini.

 

“Seperti yang dilihat, suami kerja mencari uang dan saya di rumah sakit sendiri tidak ada yang menemani. Untungnya kami tidak perlu memikirkan biaya pengobatan lagi, karena semuanya sudah dijamin JKN-KIS.

 

Saya kerja keras mencari nafkah dan menyisihkan uangnya untuk membayar iuran JKN-KIS setiap bulannya, dan syukurlah saya dapat merasakan manfaat JKN-KIS seperti yang orang lain rasakan.

 

Dulu saya hanya mendengar dari kerabat-kerabat kalau mereka sudah merasakan dan bersyukur, setelah merasakan sendiri saya jadi lebih yakin bahwa memang Program JKN-KIS merupakan Program terbaik yang pernah ada,” kata Mariani sambil tersenyum lega.

 

Disela-sela perbicangan dengan tim Jamkesnews, Mariani pun menyampaikan harapannya tentang BPJS Kesehatan yang merupakan penyelenggara Program JKN-KIS.

 

“Saya berharap, semakin banyak masyarakat merasakan manfaat kartu ini, semakin banyak masyarakat yang lebih sadar tentang sistem gotong royong ini karena kita tidak akan pernah tau kapan akan mendapatkan sakit apalagi memikirikan biayanya.

 

Saya akan mendukung Program JKN-KIS ini agar terus ada dan semakin membaik untuk kami masyarakat Indonesia,” tutupnya sambil tersenyum. (Red-TR/ws)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.