Published On: Sel, Okt 2nd, 2018

Ini Kata Kepala BMKG Biak Terkait Badai Kong Rey

Lensapapua, Badan meteorologi dan klimatologi geofisika (BMKG) Biak Menanggapi informasi terkait Badai Kong Rey yang di kabarkan akan menghapiri wilayah timur Indonesia, yakni di Kabupaten Biak Numfor.

Seperti di katakan oleh kepala BMKG Biak Agung Prasaja, saat di temui media pada senin (1/10/2018), bahwa pihaknya mengklarifikasi dan menyampaikan kepada masyarakat terkait semua informasi yang beredar seperti di media sosial tentang siklon tropis atau Badai Tropis Kong Rey.

“Yang dapat kami sampaikan terkait badai Kong Rey, dalam pengamatan pada 30 September 2018 berada pada posisi 13 derajat Lintang Utara 139 bujur timur atau di Samudra Pasifik di timur Filipina, jarak dari Biak 1660 KM sebelah utara Biak, pusat tekanan 970 dengan kekuatan maksimum dapat mencapai 60 note atau setara dengan 110 km per jam, jelasnya.

Menurut Kepala BMKG Biak, dampak ke biak memang sudah ada mulai dari kemarin sampai hari ini yang paling nyata adalah di lihat bahwa pada saat pagi hari sampai siang cuacanya cenderung hujan dan angin kencang.

“Kami dari BMKG terus melakukan pemantauan, kalau dari info udara dan penerbangan tidak ada masalah sementara untuk di laut kita sudah mengeluarkan warning, karena di Samudra Pasifik gelombangnya lebih dari 2 meter, untuk sekarang ini masih 1,5 sampai 2 meter di Samudra Pasifik yaitu di sebelah utara biak,” tuturnya.

Kepala BMKG Biak menambahkan pada saat ini sampai besok pun cuaca masih akan seperti ini jadi masih ada hujan dan angin dan gelombang akan top pada besok, dari BMKG yang paling kita khawatirkan adalah angin kencang yang dapat menyebabkan pepohonan rubuh,

“Saat ini, yang menjadi konsentrasi justru di laut karena efek dari angin kencang itu tentu akan membuat gelombang akan menjadi semakin signifikan, Padahal kalau kita lihat dalam kawasan Teluk Cendrawasih sebenarnya kita pada zona biru, biru itu artinya pada 0,5 sampai 1 meter tapi apabila ada tiupan angin yang cukup signifikan maka mengakibatkan riakan itu menjadi naik,” ujarnya.

Biak memang ada dampaknya tapi tidak secara langsung seperti yang terjadi di Filipina, Badai ini mengakibatkan pembelokan angin, maka ketika pembelokan angin itu ada penumpukan massa udara yang cepat sehingga terjadi cepat penumpukan awan dan hujan deras pun pasti akan tercurah.

Kepala BMKG Biak berharap masyarakat bisa tenang karena sampai saat ini kita masih terus memantau, info terkini terlihat badai Kong Rey terus menjauh, perlu di ketahui sesuai dengan hukum alam, badai tersebut akan bergeser atau bergerak menjauhi garis khatulistiwa.

Untuk masyarakat di himbau agar tetap waspada, tidak berada/hindari tempat-tempat berdekatan dengan pohon yang cepat roboh, tidak perlu terlalu mendengar atau terpengaruh dengan isu-isu yang beredar saat ini jangan sampai salah mendapat informasi,” tegas Kepala BMKG Biak. red

https://www.lensapapua.com/wp-content/uploads/2018/02/new-header.png

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>