Humas Kabupaten Sorong Bekali Staff Dengan Berbagai Ilmu Jurnalistik

Bimtek Kehumasan

Lensapapua–  Usai melaksanakan pembekalan tentang trik atau cara-cara pengambilan fhoto/fhotografi (Selasa 07/01-20, humas Kabupaten Sorong kembali melanjutkan kegiatan ” Bimtek Kehumasan ” diruang pola dengan diikuti peserta kurang lebih 25 orang dari lingkungan humas dan sekretariat daerah Kabupaten Sorong. Rabu ( 08/01-20)

 

Kegiatan Bimtek Kehumasan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang bagaimana cara penulisan berita yang baik, berkualitas, valid dan berimbang.

 

Pemateri pertama Yudi Brasco salah satu wartawan senior dari RRI Sorong, dalam pemaparannya menjelaskan, bahwa sebagai wartawan/jurnalis dalam menyajikan berita harus berpatokan pada 5 W dan 1 H.

Kabag Humas Kabupaten Sorong. Juen A. Samson. SE.M.Si

Wartawan/jurnalis harus menguasai pasal-pasal kode etik, dalam arti dalam pasal-pasal kode etik tersebut, ada hal-hal yang tidak boleh dilanggar. Jadi dalam membuat ataupun menyajikan berita kita harus benar-benar berdasarkan fakta, jangan asal. Tutur Yudi.

 

Kemudian bagi para wartawan/jurnalis, ada banyak trik dalam melakukan wawancara pada narasumber, seorang wartawan/jurnalis harus cerdas dalam mewawancarai seorang pejabat/narasumber, jangan ajukan pertanyaaan yang hanya dijawab dengan jawaban ” Ya dan Tidak ” intinya, seorang wartawan harus bisa menguasai materi yang akan dipertanyakan, kata Yudi.

 

Selain itu kata Yudi ada beberapa trik/cara dalam menyajikan berita, supaya menarik dihati para pembaca, sehingga perlu adanya kreasi dalam menyusun bahasa menjadi sebuah berita yang mudah dicerna atau dipahami, tentu tidak terlepas dari fakta kejadian yang ada.

 

Senada dengan hal yang sama, pemateri kedua yang diundang dari wartawan senior CWM Channel Semi Panjalang dalam pemaparannya menyampaikan,ada banyak teknik yang harus digunakan dalam membuat serta menyajikan berita bagi para pemirsa, sehingga berita tersebut bisa memiliki nilai jual yang tinggi.Termasuk bagaimana teknik pengambilan gambar ataupun video yang akan ditayangkan.

 

Seorang wartawan/jurnalis televisi, harus mengambil gambar/video dari jarak yang tidak terlalu jauh, sehingga gambar/video yang dihasilkan tidak goyang dan tidak kabur.

 

Kemudian kata Semi Panjalang, didalam pengambilan gambar/video, seorang wartawan harus bisa memilah-milah kata-kata atau sambutan yang disampaikan narasumber, karena didalam penanyangan berita ditelevisi, biasanya tidak lebih dari dua menit.

 

Dari seluruh rangkaian kegiatan yang dilaksanakan humas Kabupaten Sorong selama dua hari berturut-turut, diharapkan kepada seluruh peserta agar benar-benar dapat memanfaatkan peluang yang ada, semua materi yang telah disampaikan para narasumber bisa diserap dengan baik serta dapat diimplementasikan dalam tugas kehumasan sehari-hari, pinta Juen. A. Samson. Kabag Humas Kabupaten Sorong. red

 

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.