Dua Daerah Penghasil Migas Di Papua Barat Minta Dana Recognize

Lasaharuddin anggota DPRD Papua Barat.

Lensapapua – Dua daerah pengahasil Migas (minyak dan gas) di Papua Barat, yakni Kabupaten Sorong dan Teluk Bintuni meminta ada dana Recognize atau dana yang diperuntukkan bagi orang asli Papua untuk menutupi berbagai masalah gejolak sosial ekonomi masyarakat.

 Terkait hal itu anggota Tim Monitoring Dana Otsus Semester I tahun 2015 dari DPRD Papua Barat Lasaharuddin meminta Kadis Pertambangan dan LH Kabupaten Sorong untuk membuat draf untuk bisa didiskusikan lagi.

 Kata Saharuddin, rencananya kami dari Komisi C DPRD Papua Barat untuk membuat Pansus yang akan diserahkan ke DPRD sebagai bahan dalam pembuatan Perdasus (Peraturan Daerah Khusus) terhadap dana bagi hasil Migas ini.

 Karena memang sebenarnya konteksnya kurang adil. Bahkan saya sudah sempat berdiskusi dengan Kadis Pertambangan Bintuni belum lama ini, dengan dana Rp 700 juta yang telah diterimanya untuk buat suatu kegiatan yang melibatkan Kabupaten Sorong yang juga sebagai penghasil Migas, katanya.

 Dengan demikian dalam pembuatan Perdasus agar benar-benar bisa mengakomodir dari daerah-daerah penghasil yang ada. Hal ini penting untuk bisa menjadi bahan perhatian bagi kita bersama, tandas Saharuddin. (rim/Red)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lensapapua.com

FREE
VIEW