4 Tahun Sejak Dibangun Pelayanan Tidak Pernah Ada Di Pustu Distrik Sayosa Timur


Lensapapua –  Kepala Distrik Sayosa Timur Yulius Balinsa mengatakan, hingga sekarang ini Puskesmas Pembantu (Pustu) yang ada di wilayah kerjanya (Kampung Sailala) hingga saat ini belum memiliki tenaga medis, ujarnya di Aimas, Rabu (07/08-2019).

Memang diakuinya saja Pustu tersebut dibangun sejak 4 tahun silam, dimana pada 2016 lalu pernah ada satu tenanga medis pria bertugas di Pustu itu hanya 2 bulan saja. Dan hingga kini tidak ada tenaga medis yang bertugas di Pustu tersebut, jelas Yulius.

“Bahkan kami selaku kepala pemerintahan di distrik sangat kesal kenapa tidak ada tindaklanjut dari Kepala Puskesmas Sayosa selaku distrik induk, dan juga dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sorong,”ungkapnya.

Masyarakat kami, sambung Yulius apabila ada yang sakit kalau mau berobat harus ke Sorong. Sering terjadi ada warga kami yang akan membutuhkan pertolongan ke Sorong ketika dalam perjalanan meninggal.

Terpaksa mayatnya kami harus bawa pulang ke Sayosa Timur.”Yang jadi masalah atau kendala karena tidak ada rujukan dari Puskesmas Sayosa, saat akan merujuk si penderita ke Sorong,”ucapnya.

Ia mengakui apa yang disampaikan masyarakat ke awak media terkait dengan tidak ada pelayanan di Pustu Kampung Sailala itu memang benar.
Sementara jumlah penduduk di Distrik Sayosa Timur 725 jiwa dari 6 kampung yang ada diantaranya, yakni Kampung Klawana,Sailala, Klawon,  dan Kampung Klakak.

Dan itu kenyataan 100 persen apa yang menjadi pengaduan masyarakat bahwa di Pustu Sailala tidak ada pelayanan. Dengan demikian, kami berharap kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sorong untuk segera menindaklanjuti atas berbagai permasalahan yang terjadi di wilayah kerja kami.

“Secara terpisah, Wakil Bupati Sorong Suka Harjono mengatakan, tidak ada alasan apapun bagi para petugas medis yang ditugaskan di berbagai Puskesmas maupun Pustu untuk menjalankan tugasnya dengan baik,” tegasnya.

Kalau seandainya di tempat tugas tersebut belum memiliki rumah dinas, ya solusi lain untuk sementara waktu bisa tinggal sekantor dengan tempat tugasnya, tambah Suka Harjono. (Red/rim)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *