UPTD – BBI Majaran Kabupaten Sorong Sebagai Tempat Pelatihan Bagi Para Pelajar

UPTD- Balai Benih Ikan di Majaran Kabupaten Sorong

Lensapapua – Wakil Bupati Sorong Suka Harjono, usai mengikuti panen ikan non produktif  pada Unit Pelaksana Teknis Daerah-Balai Benih Ikan (UPTD-BBI) di Kelurahan Majaran, Distrik Salawati, Kamis (1/4-2021) kepada pers, mengatakan intinya kami selaku pimpinan daerah selalu memberi support atau dukungan secara langsung, dengan adanya benih ikan air tawar ini untuk segera diregenerasi atau peremajaan ikan itu sendiri.

 

Berikut, kami berharap dengan adanya pembibitan sembilan kolam induk ikan dari 12 kolam yang ada ini semuanya telah terisi untuk bisa mencukupi kebutuhan konsumen yang ada di wilayah Sorong Raya ini, pintanya.

Jajaran Bupati Sorong saat menyaksikan langsung panen ikan Nila non produktif

“Lebih penting lagi, dengan adanya UPTD-BBI ini terus memberikan pelatihan bagi para pelajar,  mahasiswa maupun masyarakat umum lainnya, yang ada di wilayah Papua dan Papua Barat ini,” beber Suka Harjono.

 

Kami selaku pimpinan di daerah terus berharap jika di area ini telah tersertifikasi dengan baik.

 

“Saya sudah bicarakan  dengan Pak bupati kalau bisa dibantu bukan saja bersumber dari APBD kita, tapi kalau bisa kita juga bisa mendapatkan alokasi anggaran dari APBN,” harapnya.

 

Sementara itu, Kepala UPTD-BBI Kelurahan Majaran Paijan mengatakan, ikan non produktif yang kita panen pada hari ini berkisar sekitar 400 kilogram.

Ikan jenis nila hitam dan merah, sambung Paijan berat untuk setiap ekornya bervariasi. Ada yang beratnya sekitar 1,2 kilogram, karena induk yang cukup tua.

 

Ada pula yang menyebutkan berat untuk setiap ekornya sekitar 0,8 kilogram, dan ada pula   09 kilogram. Semuanya tergantung dari bobot ikan itu sendiri, jelas sumber terpercaya, yang enggan menyebutkan identitasnya. Red

 

 

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.