Wagub Papua Barat Akui Semua Bisa Hebat Karena Adanya Media Massa

Wagub Papua Barat, Irene Manibui Dok/red
Wagub Papua Barat, Irene Manibui Dok/red

Lensapapua – Wakil Gubernur Papua Barat Irene Manibui, SH,  mengakui semua bisa hebat atau lebih banyak dikenal orang karena adanya media massa. Demikian dijelaskan Wagub saat pelantikan pengurus PWI Sorong Raya dan pelaksanaan rapat kerja pertama PWI di wilayah ini, Jum’at (8/4).

Dijelaskannya, pers adalah wahana sosial dan komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik, yang tentu bagaimana kita-kiat dari seorang wartawan memperoleh, memiliki, menyimpan, dan menyampaikan berbagai informasi, baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar visual, data-data akuntansi maupun lainnya dengan menggunakan media cetak, elektronik maupun bentuk media sosial lainnya, ujar Irene.

Peran pers sangat penting dan memiliki posisi yang strategis. Dengan adanya media massa orang bisa terkenal, bahkan juga bisa tidak terkenal.

Ia mencontohkan, berbagai berita yang terus gencar terjadi sekarang ini, misalnya Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) terus dikenal, karena adanya pemberitaannya  hampir setiap saat   melalui berbagai media yang ada seperti di facebook, twitter, instagram, televisi, RRI maupun media massa lainnya, dan ini hanya kerjanya pers saja.

Dengannya adanya organisasi pers (PWI) ini tentu bagaimana bisa mengkoordinir wartawan, sehingga yang kita harapkan kemitraan antara pers dan pemerintah maupun berbagai stakeholder lainnya untuk terus bersinergi, harapnya.

Bagaimana peran insan pers bisa menyampaikan berbagai informasi terhadap berbagai situasi dan kondisi terjadi kepada khalayak umum, sehingga berbagai perkembangan yang terjadi di mana saja bisa diketahui oleh publik.

“Kalau tanpa pers kita merasa tidak ada apa-apanya. Untuk itu di sini yang kita harapkan peran kaum jurnalis kita harus terus menggelorakan semangat nilai juang bangsa dari berbagai aspek,”pintanya.

Sementara itu, Ketua PWI Cabang Papua Barat, melalui Bidang Organisasi Yusriwanto, meminta kepada media massa yang ada terus mengedepankan indepensinya. Apalagi mulai tahun ini sudah memasuki tahapan Pilkada bagaimana bisa menjaga netralitasnya dalam menyajikan berbagai informasi kepada publik.

Dengan demikian tidak ada penilaian  miring publik terhadap eksistensinya media massa yang ada. “Kedepankan kode etik dalam melaksanakan tugas di lapangan, sesuai kaidah yang ada,”imbaunya. RED

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.