
Lensapapua – Terkait batas batas wilayah ditiga distrik antara Kabupaten Sorong dengan Kabupaten Tambrauw, menjadi agenda prioritas yang harus diselesaikan sebelum pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang.
Karena masih ada perbedaan perbedaan yang terjadi dan keputusan yang beda, saling klaim antara kabupaten yang satu dengan kabupaten lainnya. Hal ini sudah pasti akan mempengaruhi DPT (Daftar Pemilih Tetap) nya.
Sehingga dalam waktu dekat yang menjadi perhatian penting, kita harus mengadakan Raker (Rapat kerja) bersama sama KPU dan Bawaslu, khusus untuk membahas permasalahan ini dalam rangka penyelenggaraan pemilu kedepan.
Demikian disampaikan Pj.Gubernur Papua Barat Daya DR. Muhammad Musa’ad,. kepada media ini, usai melaksanakan pertemuan dengan Sekjen Bawaslu-RI dihotel Aimas Kabupaten Sorong. Minggu malam (08-01/23)
Lebih jauh dijelaskan Musa’ad, hasil dari Raker tersebut nantinya akan dibahas lagi bersama Kemendagri khususnya Direktorat jendral administrasi kewilayahan, untuk memastikan wilayah wilayah dimaksud, masuk pada kabupaten yang mana.
Kebetulan pada Raker Bupati/walikota se-provinsi PBD beberapa waktu lalu, juga sudah disepakati, akan membicarakan secara khusus tentang batas batas wilayah dan lingkup dari wilayah masing masing daerah.
“Kita harus optimis” masa depan provinsi PBD harus lebih baik”. Pungkas Pj. Gubernur. Red