Peringati Hari Relawan “PMI Kabupaten Sorong Gelar Kegiatan Donor Darah”

Kepala kantor Departemen Agama Kab Sorong, saat melakukan donor darah.

Lensapapua-   Sekretaris PMI Kabupaten Sorong, Roger, ST., SE., mengemukakan bahwa kegiatan donor darah yang digelar PMI saat ini adalah program relawan dalam rangka memperingati hari relawan yang  jatuh pada tanggal 26 Desember 2015 lalu, Tetapi dikarenakan banyak kesibukan organisasi dan kegiatan lainnya sehingga baru dapat dilaksanakan saat ini, ujarnya, Sabtu (05/2)

Lanjut Roger, kegiatan donor darah ini murni  dilaksanakan oleh relawan, kami dari pengurus siap membantu, dengan tujuan menyiapkan stock darah bagi masyarakat yang membutuhkan, karena hingga saat ini permintaan stock darah cukup meningkat.

Bahkan setiap kali melakukan donor darah , dengan hitungan hari saja bisa langsung habis, oleh sebab itulah kami lakukan kegiatan ini, imbuhnya.

Sekretaris PMI Kab Sorong, Roger, ST.,SE.

Menurut Roger, meskipun didaerah Kota Sorong ada dua unit transfusi darah, tetapi belum bisa memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang selalu meningkat, sehingga kami menyiasatinya dengan cara bekerjasama dengan  beberapa institusi, dan kami selalu menyurati keinstitusi tersebut.

Sehingga ketika ada keluarga yang sangat membutuhkan darah, dan stock sedang kosong, maka kami menghubungi relawan PMI atau relawan yang biasanya mendonorkan darahnya sedang tidak ditempat, maka kami buatkan surat pengantar agar keluarga siap membawa ketempat tujuan dimaksud, beber Roger.

Kaitan dengan kesterilan melalui donor darah, kata Roger pihaknya dalam melakukan kegiatan donor darah ini hanya sebatas pengambilan darah saja, bukan mendiagnosa pendonor apakah dia terkena penyakit atau tidak, tetapi kami hanya melakukan sebatas Screening/ pemeriksaan yang hanya istilahnya numpang lewat saja.

Misalnya pada saat pendonor sedang mendonorkan darahnya lalu anti bodynya sedang tinggi, maka dia akan tercover. Kemudian siasaat lainnya adalah adanya info konsen yang harus diisi oleh pendonor dengan segala kejujurannya untuk menjawab berbagai pertanyaan tersebut. Kemudian cara yang ketiga adalah melalui pemeriksaan Dokter. Jika ketiga cara ini sudah dilakukan, maka kita sangat yakin tidak akan bisa lolos dari pemeriksaan, beber Roger.

Ditambahkan Roger, pada dasarnya kami dari pihak PMI selalu menggunakan windows periode, meskipun ada beberapa data yang kita masukkan dalam info konsen tersebut dengan pencegahan yang lebih diutamakan.

Roger menegaskan, dari PMI Kabupaten Sorong sampai dengan saat ini,  belum pernah ada temuan kantong darah yang terkontaminasi penyakit, tegas Roger. Red

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.