Mantan Ajudan Presiden Ir. Soekarno Terima Bantuan Rumah Layak Huni

banner 120x600
banner 468x60

Lensapapua–  Lama tidak mendapat perhatian, ajudan Presiden Pertama Indonesia, Ir. Soekarno sekaligus Prajurit Veteran, Ayub Kafiar menerima bantuan rumah layak huni.

Pejuang pembebasan Irian Barat sekaligus mantan Ajudan Presiden Pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno, Ayub Kafiar berpuluh tahun harus tinggal dibekas gudang yang terletak di Rufei Pantai Distrik Sorong Barat.

banner 325x300

Rumah Ayub Kafiar jauh dari kata layak, kendati kerap kali didata oleh TNI di Sorong, namun bantuan belum pernah dirasakannya.

Melihat kondisi ini, PT. Pertamina memberikan perhatian kepada Ayub Kafiar yang diwujudkan dengan program membangun rumah berukuran 6 x 6 meter persegi disebelah gudang tempat tinggal Ayub selama ini.

General Manager PT. Pertamina RU VII Kasim, I Gusti Bagus Prihanta mengatakan pembangunan rumah milik Ayub Kafiar luput dari program bedah rumah yang diadakan BUMN untuk negeri pada tahun 2016 lalu.

“Kami mendapat informasi melalui pemberitaan media, kemudian menteri BUMN memanggil pihak pertamina untuk memberikan perhatian khusus bagi Ayub Kafiar, dengan status kekhususan tersebut, kami hanya diberi jangka waktu hitungan hari, pembangunan rumah bagi Ayub Kafiar disetujui dan telah dikerjakan sejak Januari 2017 lalu dengan menghabiskan anggaran sekitar 290 juta rupiah” jelas Bagus Prihanta, Selasa (28/3/2017).

“Kedepan kami berharap agar hubungan kerjasama dengan pemerintah daerah, TNI Polri dapat berlangsung lebih baik, khususnya soal pendataan, dapat dilakukan lebih akurat agar program tepat sasaran, sekaligus menghimbau kepada semua lapisan masyarakat untuk tidak melupakan jasa para pahlawan yang telah berjuang memberikan kemerdekaan hingga dapat dirasakan saat ini” tambah Bagus Prihanta.

Sementara itu, Martina Kafiar anak perempuan dari Ayub Kafiar mengeluhkan kurangnya perhatian pemerintah, TNI dan Legiun Veteran selama ini padahal Ayub Kafiar (ayahnya- red) telah berjuang bersama Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, dalam mengembalikan Irian Barat kepangkuan Republik Indonesia.

“Sampai sekarang ini Bapak kami kurang diperhatikan, padahal Bapak ini yang dulu menemani Presiden Soekarno memperjuangkang pembebasan Irian Barat dan berhasil kembali ke pangkuan NKRI, kami harap bantuan rumah yang diberikan dapat dirasakan oleh bapak di usianya yang telah senja” kata Martina Kafiar.

Martina berharap generasi masa depan dapat mengingat perjuangan Ayub Kafiar dalam mempertahankan kedaulatan NKRI, rasa haru mewarnai prosesi penyerahan rumah dari GM Pertamina ke keluarga besar Ayub Kafiar-Ajudan Presiden Ir. Soekarno. (yud/red)

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.