Komitmen Pj. Bupati Sorong Kolaborasi dan Kerja Keras Tim Turunkan Angka Stunting

Penjabat Bupati Sorong Yan Piet Moso. S.Sos,. MM.
banner 120x600
banner 468x60
Penjabat Bupati Sorong Yan Piet Moso. S.Sos,. MM.

Lensapapua – Penanganan penurunan angka kasus Stunting tidak terlepas  dari kolaborasi pihak pihak terkait serta kerja keras seluruh tim. Sehingga hasil capaian penanganan kasus dimaksud  mulai terlihat sedikit menurun.

 

banner 325x300

Berdasarkan rilis dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI pada pukul 13.00 WIB, Selasa  (31/1-2023) untuk di Papua Barat, kini menjadi Papua Barat  Daya, khusus di Kabupaten Sorong untuk penanganan masalah stunting  turun menjadi 4,9%.

 

Angka stunting sebelumnya berada di angka 28,7%, dan saat ini turun menjadi 23,7%, jelas Penjabat Bupati Sorong Yan Piet Moso, S.Sos, MM dikediamannya Selasa (31/1-2023).

Saat rapat dikediaman Pj. Bupati Sorong

Sehubungan dengan hal itu, ia meminta kepada semua OPD teknis terkait untuk kerja lebih luar biasa lagi bagaimana untuk memetakan kasus-kasus Stunting agar segera kita lakukan intervensi-intervensi kebijakan dalam penanganan penurunan kasus dimaksud di daerah ini.

 

“Jadi, semua perencanaan program kegiatan harus berbasiskan data,”pintanya.

 

Terima kasih yang tak terhingga kepada jajaran pengurus, baik Tim Penggerak PKK, GOW (gabungan organisasi wanita) maupun Dharma Wanita Persatuan yang untuk terus meningkatkan kerja sama dengan OPD teknis terkait dalam rangka upaya  penanganan kasus Stunting di Kabupaten Sorong.

“Kuncinya hanya satu. Kita harus punya komitmen melalui kerja tim, dan kerja juga harus berbasis data,” imbaunya.

Berikut, jangan kita menangani stunting setelah bayi itu lahir. Seandainya bayi itu lahir prematur, jika kita perbaiki gizinya paling tidak hanya berkisar sekitar 10-20% saja.

 

Menurutnya, penanganan stunting itu mulai dari kesiapan kaum wanita yang akan memasuki ke jenjang pernikahan, kehamilan hingga pada kelahiran 1000 hari pertama, Itu yang harus dilakukan.

 

Masalah Stunting  di Kabupaten Sorong tersebar pada  delapan distrik (kecamatan) di tahun 2022 lalu, jadi kita harus berupaya keras dengan kerja tim, kolaborasi supaya penanganan penurunan Stunting sesuai angka standar nasional 14 persen dapat tercapai. Pinta Moso. Red

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.