Ekspedisi Nusantara Jaya, Cikal Bakal Implementasi Tol Laut 2015

Letkol Laut (P) Edy Prihartanto, pinggir kanan.

Lensapapua – Tim Ekspedisi Nusantara Jaya merupakan cikal bakal implementasi program tol laut 2015.  Ekspedisi ini dengan mengangkut 220 relawan, yang merupakan pemuda dan pemudi Indonesia, yang didaftarkan secara online, mewakili Jawa, Sumatera, Sulawesi maupun Papua.

Dalam tim tersebut terdiri  peserta  dari Kementerian Kemaritiman, ada yang berasal dari Bank Indonesia, Kementerian Pemuda dan Olahraga serta beberapa lembaga kementerian lainnya.

Selain itu, ada sebanyak 30 anggota TNI AL, serta ratusan anak buah kapal KRI Banda Aceh, dimana dengan misi tugas utamanya untuk mengawal sekaligus mengantarkan berbagai bahan makanan berupa beras, minyak goreng kunci mas,  peralatan olahraga, alat belajar, bantuan kesehatan maupun peralatan televisi,  parabola, solar cell untuk diserahkan kepada masyarakar setempat, ujar Dansatgas Letkol laut (P) Edi Prihartanto, di Aimas, Jum’at (12/6).

Untuk di Sorong ekspedisi dibawa komandonya baru hari kedua, dan sebelumnya di Makassar. Jadi ada daerah yang akan kita kunjungi, yakni pertama Makassar, Sorong, Saumlaki (Maluku Tenggara Barat), dan Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur,  ujar Edi Prihartanto.

Sesuai dengan waktu yang direncanakan, jelas Edi Prihartanto, sebelum pelaksanaan Lebaran, pihaknya sudah harus kembali berada di Jakarta. Armada yang digunakan, yakni satu kapal perang yang disediakan TNI AL KRI Banda Aceh, dan ada 86 kapal perintis yang disediakan oleh Kementerian Perhubungan.

Kapal perintis yang ada tersebut untuk mengantarkan bantuan ke beberapa pulau atau daerah yang tidak bisa terjangkau oleh kapal-kapal besar. Dan keberadaaan mereka langsung menyesuaikan dengan jadwal kegiatannya sendiri, katanya.

Kita khusus untuk melayani di kawasan timur Indonesia saja. Begitu pula kawasan barat langsung ada beberapa KRI yang langsung beroperasi yang tidak terjadwal seperti kita yang di sini.Jadi untuk wilayah barat rata-ratanya berada di pelabuhan besar saja.

Perjalanan kita dari satu pelabuhan ke pelabuhan yang dituju paling lama tiga hari. Dan total kegiatan yang direncanakan selama 30 hari.

Termasuk dalam rombongan yang mengikuti Tim Ekspedisi Nusantara Jaya, salah satunya adalah rombongan kaum ibu tim kerja kabinet Indonesia dalam rangka kegiatan pemeriksaan kesehatan kaum ibu daerah setempat. Pemeriksaan kesehatan dimaksud untuk kanker serviks. Untuk kegiatan mereka kaum ibu tersebut, khusus untuk di Sorong langsung dikoordinir oleh Ibu Jusuf Kalla, tambahnya. (rim/Red)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.