Daftarkan Jabang Bayi Jadi Peserta JKN-KIS Agar Tenang Dalam Proses Persalinan

Lensapapua–   Balandina Koirewoa (36) seorang ibu rumah tangga yang ditemui saat mendatangi Kantor BPJS Kesehatan Cabang Sorong. Dina, yang merupakan nama panggilannya merupakan seorang ibu yang menunggu kelahiran sang anak dalam beberapa hari lagi, menyempatkan waktunya untuk datang kekantor BPJS Kesehatan.

 

Ia pun menceritakan pengalamannya menjadi peserta JKN-KIS sejak 2014 yang lalu. Sang suami yang merupakan peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) ini mengaku bahwa dengan berbekal yakin, ia dan suami datang ke Kantor BPJS Kesehatan untuk mendaftarkan anak ke 5 nya yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS.

 

“Saya mendengar informasi yang beredar bahwa bagi ibu hamil dapat mendaftarkan calon bayi sebelum lahir. Makanya kami datang ke Kantor BPJS Kesehatan Cabang Sorong untuk mendaftarkan calon Anak ke 5 kami.

 

Ternyata bentul informasi yang kami dengarkan, kami senang sekali jaminan kesehatan bagi sang calon anak sudah ada, jadi saya semakin tenang dalam proses persalinan.

 

Walaupun tidak masuk dalam daftar potongan gaji, namun kami siap untuk mendaftarkan calon bayi kami dan membayarkan iuran JKN-KISnya yang kelasnya sama dengan kami yaitu di kelas II ini agar pada saat lahir anak kami nanti sudah memiliki jaminan kesehatannya,” ujar Dina dan suami saat dijumpai tim Jamkesnews di ruang frontliner.

 

Dina menambahkan kami sekeluarga sudah sering menggunakan kartu JKN-KIS saat berobat. 2 minggu yang lalu saya mengalami gejala ambeyen. sakitnya minta ampun apalagi dalam kondisi hamil begini.

 

Saya hampir tidak bisa melakukan aktifitas apapun selain berbaring. Lalu saya melakukan pemeriksaan ke Puskesmas dan diberi rujukan ke Rumah Sakit Sele be Solu.

 

Syukurlah dokter disana memberikan penanganan dengan baik serta memberikan obat untuk meredakan sakitnya. Saya jadi bisa beraktifitas kembali sambil menunggu kelahiran anak saya,” kata Dina.

 

“Kebetulan kami dapat dokter yang sangat baik, saya awalnya tidak mengerti prosedur dan sebenarnya keadaan saya bagaimana, tapi syukurlah semua petugas Rumah Sakit ramah pada kami, dokternya bahkan menjelaskan kepada saya sampai mengerti,”ungkap Dina.

 

Dina yang merasa sudah membaik dapat lebih fokus menunggu hari kelahiran sang anak tanpa hambatan. Rasanya beryukur sekali mendapatkan pelayanan dengan baik.

 

“Tidak henti-hentinya kami yakin dan bersyukur dengan adanya Program JKN-KIS kami jadi lebih yakin dengan mendaftarkan jaminan kesehatan bayi saya pada saat lahir. Terimakasih BPJS Kesehatan, semoga kedepannya akan semakin membaik dan terus sukses,” tutup Dina.  (Red-TR/ws)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.