Ugalan di Jalan, Pengendara KLX Hijau Tewas Ditempat.

MANOKWARI,  — Seorang pengendara sepeda motor Kawasaki KLX warna hijau PB 2306 D tewas mengenaskan setelah terlibat kecelakaan lalulintas Reremi Puncak. Sepeda motor yang dikendarai korban Frengki Towansiba, bersinggungan dengan mobil box isuzu carry hitam di jalanan tikungan. Korban yang tidak mengenakan helm, tewas di tempat dengan luka parah di bagian kepala sebelah kanan, sabtu (23/9/17) sekitar pukul 17.45 wit.

Korban merupakan warga Swapen Perkebunan yang diketahui sebagai salah satu mahasiswa aktif di sebuah perguruan tinggi dimanokwari. Ia langsung tewas seketika, diduga saat korban hilang kendali atas motornya menyenggol bodi kanan mobil hingga terpental di badan jalan raya.

Menurut saksi mata, Atep, korban kaget mobil box yang melaju dari arah berlawanan yakni dari arah swapen dan korban dari arah Bumi Marina saat di perempatan tikungan
jalan tepatnya di depan Kediaman Aiptu Rusdi Karim kab. Manokwari, korban terpental saat kaget. “Saat kejadian korban tidak pakai helm,” ujarnya.

Sementara itu menurut AKP Sunarko Kasat lantas Polres Manokwari saat dikonfirmasi Minggu (24/9) mengatakan, sopir sempat melarikan diri karena takut, namun telah kami mintai keterangan dan proses lebih lanjut.

Dimana kronologis kejadian sesuai data dihimpun, pada waktu dan tempat tersebut sebuah Mobil Box isuzu carry PB 8532 MA melaju dari arah Swapen tujuan Bumi Marina namun sesampainya di depan kediaman Bapak Aiptu Rusdi Karim tikungan jalan sebelum lasvegas melaju dari arah berlawanan Sepeda motor Kawasaki KLX warna hijau PB 2306 D dengan kecepatan tinggi  (tidak gunakan helm) karena pengendara sepeda motoe KLX tidak dapat mengendalikan laju motornya sehingga lepas kendali keluar jalurnya (mengambil jalur Mobil BoX) sehingga menabrak bagian kanan depan Mobil Box dan kepala pengendara korban membentur sudut samping kanan BoX mobil, akibat kejadian tersebut pengendara terpental kebadan jalan dan meninggal dunia di TKP.

“Jadi motor korban dari arah berlawanan yang curi jalur, yah supir sempat menyelamatkan diri khawatir jadi amuk massa namun telah kami mintai keterangan bersama 2 saksi. Diduga karena pengendara motor ugal-ugalan, dan supir juga dari arah berlawanan melaju dengan mobul, ” ujar Sunarko.

Adapun jenazah korban yang berada di RSUD telah dijemput pihak keluarga untuk segera dilakukan pemakaman. Kerugian atas kasus ini ditaksir Jutaan rupiah. (ian)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.