Teken Perpanjangan PKS, Kajari Sorong fokus Pengawasan & Kepatuhan Badan Usaha

Lensapapua–   Dengan meningkatnya cakupan kepesertaan pada segmen PPU-BU pada Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diselenggarakan BPJS Kesehatan, maka BPJS Kesehatan melakukan pengawasan dan pemeriksaan kepatuhan yang lebih maksimal untuk meningkatkan kepatuhan badan usaha dalam kewajibannya mendaftarkan dirinya dan pekerja beserta seluruh anggota keluarga. Dalam mengoptimalkan fungsi dari pengawasan tersebut, BPJS Kesehatan Cabang Sorong menandatangani Nota Kesepahaman Bersama dengan Kejaksaan Negeri Sorong, Kamis (25/04).

 

Menurut Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sorong, Harbu Hakim, kerjasama ini merupakan salah satu bentuk upaya BPJS Kesehatan untuk menjalankan amanat negara dalam mengantisipasi dan menyelesaikan berbagai permasalahan hukum yang mungkin saja terjadi, dengan melibatkan peran serta Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) di seluruh wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Sorong.

 

“Kami sangat mengapresiasi adanya kesepakatan ini karena merupakan bentuk wujud nyata Kejaksaan Negeri Sorong dalam mendukung Program JKN-KIS terutama meliputi penindakan BU yang tidak patuh, pemberian bantuan hukum, pertimbangan hukum, dan tindakan hukum lainnya dalam rangka pemulihan dan penyelamatan keuangan, kekayaan, dan aset milik BPJS Kesehatan Cabang Sorong,” ujar Harbu.

 

Di lain sisi, Kepala Kejaksaan Negeri Sorong, Akhmad Muhdhor juga menyambut baik kerja sama tersebut sebagai upaya untuk menjalankan amanat negara dalam menyelesaikan berbagai permasalahan hukum yang berkaitan dengan Program JKN-KIS di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara secara efektif baik didalam maupun di luar pengadilan., serta memastikan agar seluruh jajaran Kejaksaan Negeri Sorong telah menjadi peserta program yang diwajibkan oleh pemerintah ini.

 

“Kami berharap melalui kerja sama ini maka penyelenggaraan Program JKN-KIS di wilayah Sorong dapat berjalan secara maksimal. Program JKN-KIS adalah program yang sangat bermanfaat untuk masyarakat indonesia, saya berharap dengan adanya kerjasama ini kami dapat membantu secara maksimal pengawasan dan kepatuhan Badan Usaha agar para pekerja dan anggota keluarga untuk mendapatkan haknya mendapatkan jaminan kesehatan dari pemberi kerja ,” katanya.

 

Sebagai informasi, jumlah Badan Usaha yang telah mendaftarkan ke BPJS Kesehatan Cabang Sorong sebanyak 1.362 badan usaha dengan jumlah peserta peserta PPU-BU sebanyak 35.358 peserta. (Red/TR/ws)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.