Sosialiasi Undang-Undang Kearsipan Di Kabupaten Sorong

Dr. H. Andi Kasman, SE.,MM.

Lensapapua – Deputi Bidang Pembinaan Kearsipan, Badan Kearsipan Nasional RI Dr.Andi Kasman, SE, MM, menyebutkan, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun  2009 tentang Kearsipan,dimana ada atribut Undang-undang yang mewajibkan kepada bupati untuk menertibkan 4 instrumen pokok.

Keempat atribut tersebut, yakni di antaranya,  tata naskah dinas, klasifikasi arsip, jadwal artensif arsip.  Jadwal artensif arsip khusus untuk di Pemkab Sorong, jelas Kasman, dimana daerah ini telah melaksanakan suatu kewajiban seperti yang disebutkan dalam artensif Undang-undang, katanya, di Aimas, Kamis (30/7).

“Kita sangat apresiasi dimana perlu adanya sosialisasi. Begitu pula seputar arsip tentang tokoh-tokoh masyarakat, pejabat negara dan termasuk bupati, walikota dan DPRD, dan juga pejabat eselon II ke atas ataupun PNS yang memiliki prestasi nasional tidak boleh dimusnahkan arsipnya, karena akan menjadi memori kolektif daerah ini dan menjadi identitas daerah Kabupaten Sorong,” imbau Kasman.

Sehubungan dengan hal itu, perlu disosialisasikan kepada seluruh stakeholder.”Dan kita berbangga hati, bahwa Pemkab Sorong ini telah mengimplementasikan Undang-undang ini,” akuinya.

Berikutnya, dalam konteks ini di Kabupaten Sorong telah menginventarisir aset nasional.  Ada enam aset nasional, yakni dua di antaranya, seperti  bidang ekonomi dan seni budaya.

“Khusus aset masalah seni budaya Tifa Papua merupakan aset milik daerah jangan sampai diambil alih oleh negara lain, maka kita harus mengamankannya.”Artinya, pemberkasan yang terkait dengan arsip-arsip Tifa dimaksud,” jelas Kasman.

Contohnya, seperti Reog Ponorogo yang ada di Jawa Tengah, tapi itupun bisa diklaim oleh Negara Malaysia. Karena arsip-arsip Reog Ponorogo itu dimiliki oleh negara tetangga tersebut.

“Maka saya jelaskan tadi, bahwa arsip-arsip masalah Tifa yang merupakan seni budaya Papua ini untuk segera dilestarikan. Atau segera disusun arsipnya supaya menjadi alat bukti hukum,” imbaunya.

Jadi salah satu bukti yang harus kita miliki adalah arsip.  Kalau tidak akan menjadi masalah nanti, tambahnya. (rim/Red)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.