Seminggu, Satresnarkoba Polres Sorong Ringkus 3 Remaja Pengecer Ganja

Lensapapua, Satuan Reserse Narkoba Polres Sorong kembali meringkus 3 bandar narkotika jenis ganja di wilayah Sorong Raya.

Tersangka RAT warga Kota Soring yang tertangkap saat melakukan transaksi ganja di kawasan SMPN 1 Kota Sorong. Dok/resoq
Tersangka RAT warga Kota Soring yang tertangkap saat melakukan transaksi ganja di kawasan SMPN 1 Kota Sorong. Dok/resoq

Senin (31/12/2018) berhasil manangkap 2 pelaku pengedar ganja di kawasan Mega Mall Kota Sorong. Penangkapan dilakukan setelah Polisi mendapatkan laporan masyarakat bahwa akan terjadi transaksi narkotika henis ganja di area tersebut.

Tanpa tunggu lama Satresnarkoba Polres Sorong segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan berhasil mengamankan 2 orang pelaku masing YLM dan K berikut barang bukti berupa total 3 bungkus ganja kering dan 2 unit telepon seluler.

Tersangka YLM pengedar ganja yang tertangkap di seputaran Mega Mall Kota Sorong. Dok/resoq
Tersangka YLM pengedar ganja yang tertangkap di seputaran Mega Mall Kota Sorong. Dok/resoq

Tak lama berselang, tepatnya hari Kamis (3/1/2019) Satresnarkoba Polres Sorong kembali berhasil membekuk RAT, seorang pengedar narkotika jenis ganja, di seputaran SMPN 1 Kota Sorong.

Daru tangan RAT, polisi mengamankan 1 bungkus ganja kering siap konsumsi, 1 unit telepob seluler, dan 2 bubdel kertas linting sebagai barang bukti.

Tersangka K tertangkap saat transaksi ganja di kawasan Mega Mall Kota Sorong. Dok resoq
Tersangka K tertangkap saat transaksi ganja di kawasan Mega Mall Kota Sorong. Dok resoq

Tiga remaja pengedar ganja tersebut dijerat dengan Pasal 111 ayat 1 Juncto Pasal 127 ayat 1 huruf a Undang-undang Nonir 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Saat ini ketiga pelaku meringkuk di tahanan Mapolres Sorong guna menjalani pemeriksaan lanjutan. red

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.