POLRES SORSEL BERHASIL AMANKAN PENETAPAN IBUKOTA KAB.MAYBRAT

lensapapua, Teminabuan Prosesi pengumuman penetapan Ibukota Kabupaten Maybrat Berlangsung aman dan terkendali senin, 28/05/2018 belum lama ini.

Hal ini berkat kerja keras Kapolres Sorong Selatan AKBP Romylus Tamtelahitu,S.Sos,SIK, M.Krim bersama Satuan Binmas Polres Sorong Selatan.

Upaya pendekatan yang dilakukan Satuan Binmas Polres Sorong Selatan berhasil melakukan penggalangan kepada seluruh tokoh masyarakat dan warga yang hadir di halaman kantor bupati Maybrat Kapolres Sorong Selatan AKBP Romylus Tamtelahitu,S.Sos,SIK, M.Krim saat dikonfirmasi melalui Kasat Binmas IPDA.Marthinus S Mangiri.S.Sos mengatakan dalam rangka mendengarkan hasil keputusan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri terkait penempatan ibu kota kabupaten Maybrat pihaknya telah melakukan temu sapa senyum dan salam kepada tokoh masyarakat dan warga.

 

” Kami melakukan pelayanan pola kasih sayang melayani dengan hati serta kasih persaudaraan untuk mengajak tokoh masyarakat,tokoh adat,tokoh pemuda,dan tokoh perempuan untuk bersama menjaga kamtibmas sehingga keamanan dapat terjalin harmonis dan terlaksana dengan baik,”ungkap Kasat Binmas.

Hal ini berkat kerjasama dengan seluruh lapisan masyarakat sehingga pelaksanaan pengumuman penentuan Ibukota Kabupaten dapat berjalan aman dan lancar .

IPDA Mangiri menyampaikan bahwa sampai saat ini kondisi ibukota kabupaten Maybrat dalam keadaan aman,tertib,dan konduksif.

Penentuan ibukota Kabupaten Maybrat yang melibatkan dua kubu Pro dan Kontra ini akhirnya dapat diselesaikan dengan keputusan bahwa Ibukota Kabupaten Maybrat terletak di Kumurkek sesuai dengan UU No 13 Tahun 2009 Pasal 7.

Prosesi ini sebelumnya terindikasi rawan konflik sehingga Polda Papua Barat telah menerjunkan sekitar 700 personil anggota pasukan pengamanan yang terdiri dari anggota Polres Sorong Selatan sebanyak 140 personil, Personil Gabungan dari Polres Sorong Raya, Polairud, Brimob Sorong,Brimob dan Dalmas Polda Papua Barat serta BKO anggota TNI dan Marinir yang disebarkan di lokasi yg dianggap rawan konflik.

” Sampai saat ini situasi di wilayah Maybrat tetap aman hal ini karena kesigapan aparat melalui pendekatan kepada masyarakat agar tidak melakukan hal hal yang memperuncing masalah atau membuat keonaran yang dapat memicu konflik antara sesama masyarakat dan tidak percaya dengan isu isu yang tidak bertanggung jawab,”jelas Kasat Binmas.

Dalam pendekatan ini Kasat Binmas melakukan pendekatan dengan membagikan rokok kepada masyarakat sebagai alat komunikasi hubugan baik dengan masyarakat, red.

Berita terkait

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.