Polres Biak Berhasil Bekuk Dua Tersangka Pengedar Ganja 449,8 Gram

Kapolres Biak Numfor, AKBP Mada Indra Laksanta, SIK.,M.Si didampingi Kasatresnarkoba Polres Biak, AKP Mika Rumbrapuk. dok/red
Kapolres Biak Numfor, AKBP Mada Indra Laksanta, SIK.,M.Si didampingi Kasatresnarkoba Polres Biak, AKP Mika Rumbrapuk. dok/red

Lensapapua, Berawal dari laporan masyarakat akhirnya Satuan Reserse Narkoba Polres Biak Numfor berhasil menangkap dua tersangka pengedar Narkotika jenis ganja di tempat dan waktu berbeda yakni PN (Pria 35 tahun) dan DS (Perempuan 35 tahun).

Sebelumnya Polres Biak Numfor terlebih dahulu mengamankan DS (35 tahun) yang merupakan ibu tangga pada Jumat (5/1/19), DS ditangkap di rumahnya yang beralamat di RT 05 Mansuam, Kampung Ambroben Sup, melalui informasi yang didapat dari DS ternyata PN yang sempat menjadi DPO telah melarikan diri ke kota Manokwari.

Kasatresnaroba Polres Biak, AKP. Mika Rumbrapuk dalam keterangan persnya menjelaskan, sebelumnya DS yang telah diamankan terlebih dahulu dan setelah itu Polisi mendapat informasi bahwa pelaku PN sudah keluar dari Biak menuju Manokwari.

“Selanjutnya anggota Polres Biak melakukan pengejaran ke Manokwari, akhirnya tersangka PN berhasil di tangkap di depan salah satu penginapan di Manokwari,” ujar Kasatresnarkoba kepada media, Rabu (16/1/19).

Tersangka kemudian diamankan di Polres Manokwari, selanjutnya dibawa dengan kapal KM Sinabung menuju Biak dan tiba pada Selasa (15/1/2019),
saat ini ke dua pelaku telah di amankan di Polres Biak Numfor beserta Barang bukti berupa 449,8 gram Narkotika jenis ganja yang telah di kemas didalam plastik menjadi 12 bungkus.

Dua tersangka pengedar ganja (baju biru) berikut barang bukti 449,8 gram. Dok/red
Dua tersangka pengedar ganja (baju biru) berikut barang bukti 449,8 gram. Dok/red

“Menurut informasi ganja ini berasal dari PNG kemudian dibawa melalui jalur laut dan akan di jual kembali atau akan di edarkan di Biak, kedua tersangka dikenakan hukuman berdasarkan undang-undang nomor 35 tahun 2009 kita tetapkan pasal 114 dan 111 dengan kurungan maksimal 5 tahun,” jelasnya.

Sementara itu Kapolres Biak Numfor AKBP Mada Indra Laksanta, SIK. M. Si, menambahkan kasus ini masih akan terus di dalami karena tersangka dulu juga pernah ditangkap oleh Polresta Jayapura dengan kasus yang sama bahkan jumlah barang bukti lebih besar dari yang ditemukan saat ini.

“Kita akan meningkatkan komunikasi dengan pelabuhan-pelabuhan lain selain Biak dan juga satuan Narkoba di Polres lain, informasi ini akan kita dalami dan kita sebarkan di jajaran Polres yang lain yang berkaitan dengan lintas mereka,” ucap Kapolres Biak.

Kapolres mengatakan di tahun 2019 ini adalah penemuan pertama dan terbesar yang ditemukan oleh Polres Biak Numfor.

“Untuk itu kami meminta masyarakat juga agar lebih kooperatif lagi untuk bersama menangkal narkoba di lingkungannya masing-masing, karena daya Tangkal masyarakat itu sangat membantu bagi kami, seperti kasus ini juga kita dapat informasi dari masyarakat,” pungkas Kapolres Biak Numfor. red

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.