Pembangunan dan Usaha Berjalan Sejajar Jika Kualitas Lingkungan Tetap Terjaga

unduhan

Lensapapua–  Pemerintah Kabupaten dan Kota se-Papua Barat harus memperhatikan rekomendasi Komisi Penilai Amdal dalam berbagai kegiatan usaha maupun pembangunan.

Komisi penilai analisis mengenai dampak lingkungan merupakan lembaga yang dibentuk untuk memberikan kepastian atas berbagai kegiatan usaha dan pembangunan, sehingga antara pembangunan maupun kegiatan usaha dapat berjalan sejajar dengan kualitas lingkungan yang tetap terjaga.

Demikian ditegaskan Nugraha Indra Windardi, kepala seksi penyusunan dokumen Amdal Lembaga dan perorangan kementrian lingkungan hidup dan kehutanan Republik Indonesia, dalam kegiatan bimbingan dan pengawasan komisi penilai Amdal kota dan Kabupaten se-Papua Barat di Belagri Hotel kota Sorong.
Secara keseluruhan kata Indra, seluruh KPA di Papua Barat telah paham betul tupoksi KPA. Jumat (17/6)

Sementara, Kepala Badan Pengendalian Dampak lingkungan (Bapedalda) Papua Barat, DR. Ir. Jacob Manusawai, mengatakan bimbingan dan pengawasan terhadap KPA harus tetap dilaksanakan sejalan dengan kebutuhan terhadap kegiatan pembangunan, sehingga lingkungan tidak rusak karena pengawasan Amdal yang lemah.

Jacob Manusawai mengatakan, pejabat Komisi Penilai Amdal harus-lah sosok yang mempunyai loyalitas, kejujuran dan tidak mudah menerima suap. (yud/red)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.