banner 468x60

Ketua STKIP Sorong Imbau Program SM3T Harus Perhatikan Kearifan Lokal

banner 120x600
banner 468x60

Rustamadji. Saat menyampaikan keterangan pd insan pers.

Lensapapua – Ketua Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Sorong Drs.H. Rustamaji,M.Si, mengimbau kepada pemerintah pusat agar program SM3T (Sarjana Mengajar di daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal) harus lebih memperhatikan kearifan lokal, ujarnya, di Aimas, Kamis (16/4).

banner 325x300

“Alangkah janggalnya di kampung-kampung orang Papua didatangi orang Makassar itu sebenarnya tidak sesuai, karena barusan mengajar beberapa minggu saja mereka kembali lari ke kota,”tegasnya.

Dengan kenyataan seperti itu, bagaimana dengan anak-anak di sini harus jadi penonton sajakah. Padahal mereka baik yang penduduk asli lokal Papua maupun yang non Papua tapi lahir dan besar di sini mereka mau di kemanakah, tanyanya.

“Jangan sampai ini  terkesan hanya sekedar proyek saja, dan pada kenyataannya yang terjadi tidak sesuai.” Memang rekrutmen itu langsung dari Universitas Makassar, tapi tidak memperhatikan dari perspektif kearifan lokal bagi kita di Papua.

“Hal seperti ini, kata Rustamaji  akan memicu terjadinya kesenjangan.” Padahal ada yang kita produksi di lokal Sorong misalnya, bahkan mahasiswa yang kita didik sudah tahu karakteristik daerahnya sendiri.

“Alumni yang ada di lokal Papua ini  selayaknya direkrut, dan bukan harus didatangkan dari luar daerah. Ini kan aneh juga,” bebernya. (rim/Red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.