KAPP Papua Barat Mandiri Dan Legalitasnya Diakui

O.B.Baransano. ketua KAPP Papua Barat.

Lensapapua–   Ketua Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) Papua Barat, O.B. Baransano, mengemukakan, pada awalnya KAPP ditanah Papua ada satu, dan secara struktur mempunyai tugas dalam organisasi kamar adat pengusaha asli Papua,  olehnya itu KAPP ada di dua provinsi yaitu provinsi Papua dan Papua Barat. jelas Baransano, kepada media ini usai menyaksikan pelantikan pengurus KAPP Kabupaten Sorong, Rabu (27-3-19)

 

Terkait adanya dualisme organisasi KAPP pada masa yang lalu, dijelaskan Baransano bahwa, yang lalu adalah SK yang diberikan oleh mantan ketua umum KAPP Meriwey dan sebenarnya itu salah, saat ini kita lakukan pelantikan ketua dan pengurus KAPP Kabupaten Sorong berdasarkan undang-undang provinsi Papua Barat, dengan kata lain pelantikan hari ini adalah sah, tegas Baransano.

 

Terhadap KAPP pada masa yang sudah lalu, kita akan membuat surat kepada pemerintah dalam artian kami dari KAPP Papua Barat akan menyurati Kesbangpol, sehingga KAPP pada masa yang lalu tersebut bisa dibekukan, jadi kita KAPP Papua Barat sudah mandiri, sangat legal dan memiliki dasar hukum yang jelas.  kata Baransano.

 

Menurut Baransano, dalam waktu dekat pihaknya juga akan melakukan musyawarah rapat pimpinan KAPP se-Papua Barat untuk membahas hal-hal penting yang terkait dengan KAPP kedepan.

 

Baransano berpesan, sebagai ketua KAPP Papua Barat, meminta kepada pemerintah daerah Kabupaten Sorong, agar dapat memperhatikan, memberdayakan para generasi-generasi Papua dalam hal ini seluruh pengusaha asli Papua dapat diberdayakan melalui pengerjaan proyek-proyek sesuai amanat undang-undang.

 

Mari membangun komunikasi yang baik, sehingga anak-anak Papua ini tidak seperti anak Ayam yang kehilangan induk, sehingga pengurus KAPP Kabupaten Sorong yang baru dilantik, kedepan dapat membawa satu perubahan membantu pemerintah dalam menjawab kebutuhan-kebutuhan pembangunan didaerah ini. pungkas Baransano. Red

 

 

 

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.