Kapolda: Penetapan Papua Barat Masuk Zona Rawan Konflik Jadi Satu Hal Positif Untuk Meningkatkan Kesiapan

Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Drs. Albert. R. Rodja.

Lensapapua-   Terkait provinsi Papua Barat masuk dalam zona daerah rawan konflik sesuai data dari Bawaslu RI, menjadi satu hal yang positif untuk kita bisa lebih meningkatkan kesiapan kita, kata Kapolda Papua Barat Brigjend Pol. Albert Rudolf Rodja, usai pelaksanaan kegiatan Apel sinergitas yang digelar Polda, TNI, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, KPU, Bawaslu, Pemerintah daerah  dan masyarakat digedung Aimas Convention Center (ACC) Rabu (06-3/19)

 

Tetapi hingga saat ini pentahapan Kampanye, kedatangan logistik pemilu sampai dengan penyortiran surat suara masih dalam kondusif aman dan terkendali, dan diharapkan tetap aman dan terkendali hingga pemilu berakhir, ujar Kapolda.

 

Lanjut dikatakan Kapolda melalui Apel sinergitas ini diharapkan para generasi muda dapat lebih mengerti, memahami, apa yang akan terjadi, sehingga ketika mereka kembali kedaerahnya masing-masing mereka dapat mempersiapkan segala sesuatu yang terkait dengan pemilu bersama KPPS, sehingga pada hari H nantinya situasi bisa berjalan aman.

 

Kemudian pada tanggal 23 Maret saat kampanye terbuka dilakukan, kita harapkan agar seluruh anggota yang mengikuti Apel sinergitas ini dapat mengetahui tugas pokok masing-masing, yaitu mengamankan kampanye sampai pada hari pencoblosan tanggal 17 April mendatang, beber Kapolda.

 

Untuk itu kita sangat berharap pemilu serentak tahun ini bisa berjalan aman, damai dan kondusif, mudah-mudahan dinamika dilapangan juga bisa mengikuti. Tegas Kapolda. Red

 

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.