Kandidat Tunggal Tidak Bisa Diberlakukan Di Kabupaten Tambrauw

banner 120x600
banner 468x60

yohan-albert-warijo-dan-yohannes-yembra-calon-kandidat-bupati-tambrauw-yang-batal-mendaftar

Lensapapua- Melihat proses tahapan Pilkada serentak 2017 mendatang, dianggab perlu adanya keterbukaan demokrasi, hal ini berkaitan dengan aturan KPU-RI, UU Nomor 10 tahun 2016 yang mengatur tentang calon tunggal.

banner 325x300

Khusus didaerah yang baru dimekarkan seperti salah satunya di Kabupaten Tambrauw seharusnya belum bisa diberlakukan. Lebih arif jika digunakan UU KPU tahun 2015 tentang Pemilukada.

Karena jika terdapat satu calon tunggal, maka akan diberikan peluang untuk pendaftaran kedua, dan jika tahap kedua juga tidak ada kandidat yang mendaftar maka Pemilu harus ditunda tidak boleh dilanjutkan.

Menyangkut dengan hal ini, Yohan Albert Warijo kepala Bappeda aktif di Kabupaten Manokwari yang ingin maju bertarung pada Pilkada serentak 2017 mendatang dikabupaten Tambrauw berpasangan dengan Yohannes Yembra (mantan wakil bupati Tambrauw-red) merasa kecewa.

Kekecewaan calon pasangan kandidat ini karena pada pendaftaran pertama sudah tidak ada lagi partai sebagai perahu pengusung, karena 20 kursi dewan yang ada, 19 kursi sudah diborong incumben.

Jadi kalaupun pada pendaftaran tahap kedua yang diberikan KPU juga sudah tidak mungkin lagi ada yang mendaftar, kata Albert.

Kalau menggunakan jalur independen juga sudah tidak memenuhi persyaratan karena jumlah KTP terbatas, dalam hal ini masyarakat yang sudah memiliki E- KTP sesuai data pada tahun 2014 silam hanya sebanyak 21 ribu jiwa dan tersebar di 29 distrik yang ada. beber Albert.

Disisi lain kami tetap berjuang bergerilya hingga sampai di Jakarta untuk meloby partai, tetapi terbentur lagi dengan keterbatasan finansial, karena kami tidak mampu membayar partai Gerindra dan Hanura, tutur Albert.

Oleh sebab itu sesuai surat yang sudah kami sampaikan ke KPU dan DPR setempat, kami memohon supaya Pilkada di Kabupaten Tambrauw ditunda untuk tahun 2018 mendatang, tetapi kalau proses Pilkada masih tetap berjalan, maka kami akan tetap menolak serta membuat aksi dengan cara apapun.kata Albert.

Karena yang namanya Pemilukada berarti Pemilihan umum kepala daerah, berarti calon kandidat harus lebih dari satu, masyarakat yang punya hak pilih bukan diperhadapkan dengan surat kosong, surat kosong itu dianggab referandum artinya ya atau tidak, tegas Albert. RED

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.